Valencia Pecat Miroslav Djukic

 

Valencia Pecat Miroslav Djukic

Valencia Pecat Miroslav Djukic

Saat ini klub Valencia dengan terpaksa memecat pelatih Mirolsav Djukic yang telah menjadi arsitek klub ini sejak lama. Pasalnya yang menjadi alasan klub untuk memecat Djukic ini dikarenakan memang pelatih ini sudah tak dapat membangun pemain untuk lebih baik lagi dan tak bisa memberikan kontribusi yang lebih besar lagi dalam klub. Hal ini tentu saja dapat dilihat dari kekalahan klub Valencia saat melawan Vicente Calderon yang saat itu tentu saja menjadi tamparan keras bagi klub yang kalah telak dengan angka 3-0. Hal ini tentu saja membuat pihak klub harus dapat merombak dari system kepelatihan dari klub tersebut agar lebih baik lagi, mengingat kualitas dari klub semakin haris semakin menurun saja. Saat ini dalam catatan sepakbola Valencia hanya bisa memenangkan satu pertandingan saja, sedangkan yang lainya mereka harus puas dengan hasil kalah.

Hal ini diakui Djukic sebagai hal yang mungkin menjadi resikonya, jika ia tak dapat memberikan kemenangan dalam klub tentu saja dipecat sudah menjadi salah satu hal yang harus ia dapatkan dalam klub.  Djukic tahu bagaimana rasa kecewa yang dirasakam oleh klub dan juga para fans, sehingga saat itu dapat terlihat bahwa para fans dari Valencia saat itu terlihat mencibir dirinya dan melambaikan sapu tangan putih sebagai salah satu tanda perbedaan. Jika seoarng fans sudah melakukan hal ini tentu saja mau tak mau klub harus bisa untuk mencari pelatih yang baru, yang lebih bisa mmeberikan sebuah kontribusi yang lebih besar lagi daripada yang sebelumnya. Memang selama ini Djukic mampu memberina sebuah hal yang baik, namun beberapa bulan terakhir ini usaha yang ia berikan seringkali menurun.

Sehingga hal ini membuat manajemen harus memutuskan adanya kontrak bersama dengan dirinya. Tentu saja ini adalah salah satu hari yang sangat berat bagi klub maupun pelatih itu sendiri, pasalnya klub juga tahu betul bagaimana karakter dari pelatih ini, namun apa yang bisa dilakukan selainmemecat pelatih jika ia tak bisa memberikan sebuah permainan yang baik kepada para anak asuhnya itu. Hal ini juga diakui pelatih ini berat sekali, namun ia tak dapat melakukan apa-apa lagi. Pada awalnya klub memiliki kepercayaan yang sangat tinggi dalam pertandingan melawan Vicente saat itu, namun kekalahan tentu saja membuat klub semakin tak karuan dan kekuatan semakin menurun. Untuk sementara ini memang klub masih menggunakan jasa pelatih ini sampai dengan pelatih yang baru nantinya akan didapatkan. Untuk kriteria pelatih sendiri, pihak klub hanya ingin mendapatkan pelatih yang bisa membawa klub dalam posisi naik lagi seperti yang sebelumnya dan nantinya akan bisa memberikan permainan yang lebih lagi.