Taruhan Bola Amerika Serikat mengalahkan Meksiko

Kualifikasi Piala Dunia 2014 Amerika Serikat 2 - Meksiko 0

Kualifikasi Piala Dunia 2014: Amerika Serikat 2 – Meksiko 0

Taruhan Bola – Amerika Serikat akhirnya dipastikan lolos ke Piala Dunia 2014 sementara itu Meksiko musti menerima fakta bahwa peringkatnya di klasemen sementara melorot satu posisi ke bawah. Pertemuan antara kedua tim terjadi di hari Selasa dalam laga krusial yang terjadi di Colombus Crew Stadium. Tim asuhan Jurgen Klinsmann menjadi pihak yang berjaya karena mampu mengamankan tiga poin setelah menang dengan skor 2-0.

Setelah kalah mengejutkan dari Kosta Rika empat hari sebelumnya, Eddie Johnson dan Landon Donovan mampu membuat kubu the Star and Stripes unggul dua gol tanpa balas di babak kedua. Kedudukan tidak berubah hingga menit akhir pertandingan dan Amerika Serikat pun dipastikan berada di posisi tiga besar klasemen akhir untuk memastikan jatah lolos otomatis ke Piala Dunia Brasil 2014. Amerika Serikat, yang mampu merebut posisi pertama dari Kosta Rika, dipastikan tampil di gelaran akbar empat tahunan itu setelah Panama kalah dari Honduras, satu jam setelah pertandingan di Colombus berakhir.

Kosta Rika mendapatkan hasil yang kurang menguntungkan ketika mereka bermain dengan Jamaika. Setelah sebelumnya mampu mengalahkan Amerika Serikat 3-1, mereka secara mengejutkan ditahan oleh Jamaika. Negara tersebut kini harus puas dengan kenyataan bahwa mereka duduk di peringkat kedua. Sementara itu, Honduras berada di posisi ketiga diikuti oleh Meksiko. Tiga negara Zona CONCACAF yang berada di posisi teratas akan secara otomatis lolos ke putaran final Piala Dunia di Brasil, sementara itu negara yang menduduki peringkat keempat di klasemen akhir kualifikasi akan musti menjalani babak play-off dengan tim dari zona Oceania untuk memastikan satu jatah tiket yang tersisa. Tahun ini OFC bakal diwakili oleh Selandia Baru, yang juga turut menjadi kontestan Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan.

Di pertandingan krusial melawan Meksiko, Amerika Serikat tidak diperkuat oleh sejumlah pemain utamanya. Michael Bradley musti absen karena menderita cedera lutut. Sementara itu tiga pemain lain seperti Jozy Altidore, Geoff Cameron dan Matt Besler musti absen karena akumulasi kartu. Untuk menutupi lubang yang ada, Klinsmann memanggil empat orang pemain tambahan. Termasuk di antaranya, Clarence Goodson, yang dipanggil untuk menggantikan peran Besler di jantung pertahanan bersama Omar Gonzalez. Fabian Johnson ditarik mundur dari lini tengah ke pos pertahanan mendampingi DaMarcus Beasley, yang berada di posisi bek kiri. Sementara itu, Jermaine Jones, Clint Dempsey, Donovan, Alejandro Bedoya, dan striker tunggal Johnson, melengkapi taktik Amerika Serikat yang bermain menggunakan formasi 4-2-3-1.

Meksiko justru menjadi tim yang mengambil inisiatif serangan di awal pertandingan. Tim Howard dipaksa melakukan penyelamatan sulit akibat usaha yang dilakukan oleh  Christian Gimenez di menit ke-18. Namun setelahnya, anak asuhan Klinsmann mampu menemukan ritme permainan dan mulai membuat beberapa peluang. Usaha yang dilakukan oleh Dempsey dan Donovan masih bisa dimentahkan bek lawan. Sundulan dari tendangan sudut yang dilakukan oleh Johnson masih bisa ditangkap dengan baik oleh Jesus Corona. Kedua tim memasuki ruang ganti tanpa ada satu pun gol yang terjadi, namun keadaan ini tak berlangsung lama. Johnson melakukan gerakan cepat di kotak penalti lawan guna menyambut tendangan sudut yang dilepaskan oleh Landon Donovan. Ia mampu merebut bola terlebih dahulu daripada Corona dan menyundulnya ke arah gawang yang sudah tidak terjaga.

Amerika Serikat semakin tidak tertahan ketika 12 menit sebelum pertandingan usai Diskerud mampu memanfaatkan bola hasil lemparan ke dalam untuk mengarahkannya ke Donovan di sisi jauh. Bola kemudian diteruskan oleh Donovan ke dalam gawang untuk membuat tim tuan rumah unggul 2-0. Taruhan Bola

Taruhan Bola Peta Kekuatan AS Roma

Chelsea v AS Roma - UEFA Champions League

Peta Kekuatan AS Roma

Taruhan Bola – Pemain Musim Ini, Untuk seorang pemain 18 tahun yang bermain begitu impresif di musim pertamanya di negara lain dan bermain untuk seorang pelatih yang menganggap pertahanan hanyalah jeda yang harus dijalani di antara penyerangan, pemain terbaik Roma musim ini adalah Marquinhos. Defender muda ini didatangkan sebagai pemain pinjaman dari Corinthians tanpa banyak membuat kehebohan, hanya diharapkan menjadi alternatif bek tengah Nicolas Burdisso dan Leandro Castan.

Pemain Brazil ini tidak hanya dalam waktu singkat sudah beradaptasi di Serie A dan menggeser posisi Burdisso sebagai starter, kemampuannya membaca bola dan memilih posisi menunjukkan maturitas yang jauh melebihi usianya. Kesan yang dia buat di Roma begitu hebat sampai-sampai dia ditarik dari skuad Brazil untuk Kejuaraan U-20 bulan Januari untuk tetap menjadi starter di Roma.

Dua pemain lain yang pantas disebut adalah Francesco Totti, yang menunjukkan kebangkitannya di usianya yang sudah 36 tahun. Dua belas gol dan dua belas assist dicetaknya musim ini. Permainan luar biasanya membuat fans Giallorossi bertanya-tanya bagaimana mereka akan bermain tanpa Totti setelah dia pensiun. Erik Lamela dengan 15 golnya juga menjadi honorable mention.  Dengan usianya yang masih muda dia akan menjadi pondasi Roma di masa depan, itupun jika dia bertahan lama di Roma, dengan begitu banyak klub besar memburunya.

Gol Musim Ini

Sulit untuk tidak memilih tendangan super Totti saat melawan Juventus, namun selain gol yang gagal saat melawan Lecce, gol terbaik mungkin adalah gol Pablo Osvaldo saat melawan Catania Agustus lalu.

Rekrutan Terbaik dan Terburuk

Marquinhos, tentu saja. Menunjukkan kegemilangannya di lini belakang yang merupakan pertahanan terburuk keempat di Serie A.  Fakta bahwa dia dijual di musim panas ini dengan harga sepuluh kali lipat dari harga Roma saat membelinya, mencatat rekor sebagai bek keempat termahal dunia menyatakan betapa brilian dia musim ini. Ivan Piris dan Alessandro Florenzi juga bisa disebut sebagai rekrutan bagus Roma musim panas lalu. Tidak dipertanyakan lagi, rekrutan terburuk Roma adalah Mauro Goicoechea, diboyong dari Danubio sebagai pemain pinjaman di hari terakhir transfer. Entah bagaimana dia berhasil meyakinkan Zeman bahwa dia lebih baik dari Maarten Stekelenburg. Performa Goicoeche menurun dari lumayan menjadi buruk, dengan puncaknya adalah gol bunuh diri saat melawan Cagliari. Dapatkah Roma menjadi salah satu tim penantang untuk mendapatkan trofi liga Italia? Taruhan Bola

Taruhan Bola City Ingin Tambahkan Kapasitas Penonton

City Ingin Tambahkan Kapasitas Penonton

City Ingin Tambahkan Kapasitas Penonton

Taruhan Bola – Manchester City sudah berencana untuk meningkatkan kapasitas stadion kebanggaan mereka, Etihad Stadium dari 47.500 kursi penonton menjadi 60.000 kuris penonton. Hal itu diungkapkan “The Citizen” julukan klub Manchester City di pameran umum yang mereka gelar pada Jumat 12 Juli 2013.

Klub yang musim lalu berhasil finish di posisi kedua tabel klasemen Liga primer Inggris tersebut mempertimbangkan dua opsi untuk melakukan ekspansi kapasitas stadion. Rencana yang pertama adalah menaikkan kapasitas stadion menjadi 54.000 kursi penonton, dan rencana yang lainnya adalah meningkatkan kapasitas stadion mereka menjadi 60.000 kursi penonton, yang akan membuat stadion Etihad itu akan menjadi stadion klub terbesar peringkat ketiga di tanah Britania. Old Trafford yang merupakan sarang dari klub tetangga mereka, Manchester United merupakan stadion milik klub yang terbesar di Inggris dengan kapasitas stadion yang hampir mencapai 76.000 kursi penonton, diikuti oleh Stadion Emirates yang menjadi stadion klub termegah kedua di Inggris milik klub asal London, Arsenal yang memiliki kapasitas kursi sebanyak 60.400 penonton.

Saint James Park milik klub Newcastle United dan Stadium of Light milik Sunderland saat ini memiliki kapasitas lebih besar daripada Etihad Stadium milik Manchester City, sedangkan kandang Tottenham Hotspurs, Stadion White Hart Lane rencananya juga akan mulai direnovasi untuk menaikkan kapasitas stadion mereka menjadi 58.000 kursi penonton pada akhir tahun ini. “Tiket – tiket pertandingan lebih sering terjual habis sebelum penjualan terbuka dan terdapat peningkatan minat dari para penggemar untuk lebih banyak tiket sepanjang musim kami, tiket – tiket di hari pertandingan, dan tiket premium,” ujar juru bicara klub Manchester City, Pete Bradshaw dalam pernyataan di halaman situs resmi klub Manchester City.

Itulah sebabnya Manchester City telah mempertimbangkan beberapa proposal ekspansi kapasitas jumlah kursi penonton stadium. Bekas stadion Manchester City, Maine Road sampai saat ini masih memegang rekor kehadiran penonton terbanyak dalam sejarah pertandingan sepak bola di Inggris Raya, di luar kota London dan Glasgow, ketika saat itu Manchester City melakoni pertandingan Piala FA melawan Stoke City pada tahun 1934, dimana pertandingan tersebut disaksikan sebanyak 84.569 pasang mata yang menonton di stadion.

Stadion bekas kandang Manchester City, Maine Road saat ini telah dihancurkan setelah Manchester City pindah ke Etihad Stadium pada tahun 2003. Kini dengan dana berlimpah yang dimiliki oleh pihak manajemen Manchester City mereka berencana menambah kapasitas stadion mereka saat ini, Etihad Stadion. Akankah rencana besar Manchester City yang ingin menambah kapasitas kursi penonton Etihad Stadion dan menjadikan Etihad Stadion menjadi stadion klub termegah ketiga di tanah Britania dapat segera teralisasikan? Taruhan Bola