Berita Piala Dunia Mesir Gagal ke Piala Dunia

Mesir Gagal ke Piala Dunia

Mesir Gagal ke Piala Dunia

Berita Piala Dunia Mesir Gagal ke Piala Dunia – Mesir gagal menjalankan misi tidak mungkin mengejar ketinggalan defisit lima gol dari Ghana. Negara Seribu Piramida akhirnya harus mengakhiri mimpi mereka ke Piala Dunia di tengah persoalan politik yang membekap negara mereka. Mereka hanya mampu menang 2-1 atas Ghana yang membuat jumlah agregat menjadi Mesir 3-7 Ghana. Sebelumnya di pertemuan pertama Ghana secara trengginas menggilas Mesir yang krisis pemain akibat sejumlah pemainnya dilarang tampil menyusul konflik politik yang terjadi di negara tersebut. Pada akhirnya, hal inilah yang disesalkan oleh seluruh penggemar sepak bola di Mesir. Mereka berkata andai kata bahwa pemerintah Mesir tidak melarang sejumlah pemain yang selama ini menjadi andalan tim nasional bisa jadi Mesir akan lolos ke Piala Dunia.

Bahkan topik minggu ini di FIFA adalah bagaimana negara yang melarang seorang pemain sepak bola Mesir terkemuka untuk mengekspresikan pandangan politik di lapangan masuk ke inti masalah olahraga internasional. Penolakan untuk mengakui hubungan tak terpisahkan antara olahraga dan politik, manipulasi politik sepak bola oleh rezim di Timur Tengah dan Afrika Utara dengan dukungan diam-diam dari sepak bola dunia dan terus menerus memamerkan aturan dan peraturan mereka sendiri lalu secara internasional, regional dan nasional, olahraga yang diurus oleh badan pemerintahan.

Dan yang baru-baru ini terjadi adalah Striker Ahmed Abd El-Zaher dilarang untuk bermain ahkan oleh klubnya sendiri di Kairo yakni klub Al Ahli SC dan disiapkan untuk dijual walaupun memiliki empat tahun lagi di kontraknya. Hal ini atas perintah dari menteri olahraga dalam pemerintahan Mesir yang didukung militer, Taher Abouzeid, dan Asosiasi Sepak Bola Mesir (Egypt Football Association/EFA) karena pemain tersebut telah menunjukkan simbol oposisi empat tanda jari setelah mencetak gol dalam pertandingan melawan Afrika Selatan Orlando Pirates yang membantu mendapatkan klub gelar juara Piala Afrika mereka yang kedelapan. Tanda itu adalah tanda Rabia yang berarti dia mendukung pemerintahan sebelumnya yang dipimpin oleh Ikhwanul Muslimin.

Hal-hal inilah kemudian yang mendapatkan kecaman dari segenap pendukung sepak bola di Mesir. Mereka mengatakan bahwa memang seharusnya pemain sepak bola dibiarkan bebas mengekspresikan pandangannya. Bahkan beberapa pemain dunia saja pernah beberapa kali mengemukakan pandangannya terhadap kebijakan-kebijakan negaranya atau mendukung negara tertentu yang terlibat dalam peperangan. Negara yang pernah didukung secara resmi oleh para pemain sepak bola misalnya adalah Palestina. Sudah tidak terhitung para pemain internasional yang mendukung perjuangan rakyat Palestina yang sampai saat ini masih terjajah dan sebagian besar tanahnya dicaplok oleh Israel. Sebuah hal yang seharusnya tidak terjadi di zaman modern ini. Tapi, lebih dari pada itu, pesan yang disampaikan jelas bahwa seorang atlet bagaimanapun pandangan politiknya adalah seorang atlet dan dia bebas mengemukakannya di dalam olah raganya. Berita Piala Dunia Mesir Gagal ke Piala Dunia

Bola Online Piala Dunia Mungkin Seperti Menang Liga Premier

Piala Dunia Mungkin Seperti Menang Liga Premier

Piala Dunia Mungkin Seperti Menang Liga Premier

Bola Online – Mantan striker andalan Monaco itu percaya dan yakin bahwa satu pencampuran antara pemain muda dan juga pemain yang memiliki banyak pengalaman dalam skuat yang diasuh oleh Lars Lagerback akan menjadi suatu pertanda yang bagus untuk masa depan yang mana tim nasional sedang mempersiapkan satu pertandingan momentum bersama dengan Kroasia. Mantan pemain yang pernah membela Chelsea dan juga Barcelona itu adalah Eidur Gudjohnsen yang mengatakan bahwa untuk bisa mendapatkan satu tempat di Piala Dunia dengan Iceland akan masuk rangking bersama dengan pendapatan terbaik dirinya di level klub. Pemain yang berusia 35 thun itu sudah pernah merasakan gelar juara Liga Premier Inggris, juara La Liga Spanyol dan juga juara Liga Champions dalam pencapaiannya sebagai seorang pemain sepak bola. “Saya pikir saat ini adalah saat yang paling dekat bahwa kamii akan ikut (Piala Dunia), bukan saja dalam karir internasional saya akan tetapi juga dalam sejarah Iceland. Itu masih satu mimpi yang jauh akan tetapi itu juga tidak terlalu jauh lagi.”

“Itu mungkin akan menjadi seperti bermain di dalam satu final Piala, atau satu pertandingan untuk memenangkan Liga Premier karena itu adalah satu pencapaian yang akan luar biasa bagi kami.” Gudjohnsen sudah cukup bangga dengan pencapain yang sudah diraihnya selama karir sepak bolanya, namun pemain tersebut berharap bisa menambahkan Piala Dunia di dalam daftar gemilang karirnya selama ini. “Saya merasa amat sangat bangga akan apa yang sudah saya capai dalam karir saya. Mari kita tambahkan satu Piala Dunia dalam daftar penghargaan yang mana saya amat sangat bangga.” Gudjohnsen juga memberikan pujian kepada pelatih tim nasional Iceland sebagai satu ‘transisi yang luar biasa’ yang dipimpin oleh Lars Lagerback dan juga menggambarkan skuatnya saat ini sebagai satu ‘generasi emas’ dengan adanya pemain seperti Gylfi Sigurdsson dari Tottenham Hotspur, Kolbeinn Sigthorsson dari Ajax Amsterdam dan juga Alfred Finnbogason dari Heervenveen.

“Kami sudah menemukan satu pencampuran yang luar biasa dari darah muda, talenta dan juga pengalaman dan memiliki satu kekuatan yang natural yang mana memang selalu kami miliki.” Lebih dari 10 persen dari populasi penduduk Iceland membeli tiket pertandingan – sekitar tiga kali lebih banyak dari kapasitas bangku sebesar 10.000 orang di Laugardalsvollur stadium – dan Gudjohsen mengakui bahwa negara semua amat sangat bersemangat untuk pertandingan selama seminggu. Setiap orang menghitung mundur pertandingan ini semenjak pertandingan melawan Norwegia, itu seperti menghitung mundur hari Natal. Itu adalah satu waktu yang amat menyenangkan.” “Kami semua mengangkat alis kami, kami membuat setiap orang waspada akan Iceland dan setiap orang memberikan perhatian.” Bola Online

Berita Piala Dunia Babak Play Off Piala Dunia 2014

Babak Play Off Piala Dunia 2014

Babak Play Off Piala Dunia 2014

Berita Piala Dunia – Babak Playoff Piala Dunia 2014 akan segera dimulai. Prancis yang hanya bisa berada di posisi kedua klasemen saat fase kualifikasi Piala Dunia lalu, saat ini masih harus menyelesaikan fase playoff dahulu untuk bisa masuk putaran final Piala Dunia tahun depan. Prancis akan bertanding menghadapi Ukraina, pertemuan tersebut akan digelar sebanyak dua kali. Untuk pertandingan pertama akan digelar pada hari Jumat tanggal 15 November 2013 di kandang Ukraina Olympic Stadium, Kiev. Baru empat hari kemudian pertandingan kedua akan digelar di kandang Prancis. Pertandingan ini nanti diprediksikan akan berlangsung dengan sengit. Kedua tim sama sama akan membuktikan kemampuan mereka dan tidak akan menyia nyiakan kesempatan terakhir ini. Laga ini nanti akan menjadi penentu lolos tidaknya mereka tampil di Piala Dunia yang di gelar di Brasil tahun depan.

Meskipun Prancis lebih diunggulkan namun bukan berarti Ukraina tidak memiliki kesempatan unggul. Performa gemilang Ukraina pada saat babak penyisihan grup bisa sebagai bukti bahwa mereka adalah tim yang kuat. Ukraina hanya memiliki selisih satu angka dari Inggris juara grup H yang sudah berhasil lolos lebih dulu. Didier Deschamps, Pelatih Prancis mengingatkan kepada anak asuhnya untuk berhati hati dan tidak takut menghadapi lawan mereka nanti. Semua pemain Ukraina akan sangat berbahaya bagi Prancis, untuk itu pemain Prancis diharapkan bisa mengendalikan rasa gugup dan cemas. Dibutuhkan tenaga yang ekstra untuk memenangkan pertandingan.

Meski melihat catatan Prancis terlihat lebih unggul, namun Ukraina saat ini sedang berada di performa yang bagus dan mampu beberapa kali mencetak gol. Menurut Deschamps Ukraina akan mengandalkan permainan kolektif. Sang pelatih juga mengatakan kepada para pemainnya untuk lebih rileks, tidak ada keraguan dan terus berusaha untuk meraih sesuatu yang penting. Berdasarkan pertandingan lalu, dalam tujuh pertemuan terakhir antara Prancis dan Ukraina, Ukraina tidak berhasil memenangkan satupun pertandingan. Prancis lebih unggul dengan memenangkan 4 kali bertandingan dan tiga kali berakhir seri.

Pertemuan terakhir dalam babak penyisihan 16 besar di Piala Eropa 2012, Ukraina terpaksa menelan kekalahan di kandang mereka dengan skor 0-2. Melewati babak playoff untuk memastikan diri tampil di Piala Dunia bukan pertama kali dialami Prancis. Empat tahun yang lalu Prancis juga melewati babak playoff melawan Irlandia. Saat itu mereka bermain dengan hasil imbang 1-1, meski imbang Prancis berhak lolos melaju ke Piala Dunia hanya dengan satu gol dari Thierry Henry. Menurut Ribery Prancis memiliki peluang lebih banyak, timnya tidak perlu takut menghadapi babak playoff. Pertandingan ini tidak ada bedanya dengan pertandingan lainnya. Dirinya menegaskan bahwa mereka harus santai dan tidak perlu takut. Berita Piala Dunia