Agen Bola Juventus Siapkan Mental Hadapi Real Madrid

Juventus Siapkan Mental Hadapi Real Madrid

Juventus Siapkan Mental Hadapi Real Madrid

Agen Bola – Juventus akan berhadapan dengan semifinalis Liga Champions Eropa musim lalu Real Madrid pada pertandingan lanjutan Liga Champions Eropa pekan ketiga yang akan berlangsung di markas Real Madrid di stadion Santiago Bernabeu pada tanggal 24 Oktober mendatang. Meski pertandingan tersebut masih cukup lama namun para pemain kedua tim telah mempersiapkan diri untuk melakoni laga bertajuk big match ini. Terlebih bagi Juventus di pertandingan ini tentu saja Juventus dibebani untuk bisa memangkan pertandingan ini untuk tetap menjaga peluang mereka untuk dapat lolos dari fase grup Liga Champions Eropa grup B yang dihuni oleh Real Madrid, Juventus, FC Kopenhagen dan Galatasaray ini.

Seperti kita ketahui disaat Real Madrid yang menjadi unggulan bersama dengan Juventus menjalani dua pertandingan perdana mereka di Liga Champions Eropa musim ini dengan meraih kemenangan di dua pertandignan awal mereka dengan menghancurkan Galarasaray di pertandingan perdana dan juga FC Kopenhagen di pertandingan kedua lalu. Juventus malah justru meraih hasil yang kurang memuaskan di dua pertandingan awal mereka di Liga Champions Eropa musim ini. di pertandingan perdana mereka hanya mampu bermain imbang dengan tim terlemah di grup ini FC Kopenhagen dengan skor 1 – 1 saat anak – anak asuh pelatih Antonio Conte ini bertandang ke Kopenhagen Denmark untuk pertandingan tersebut.

Berharap dapat meraih kemenangan di pertandingan kedua atas Galatasaray yang berlangsung di kandang sendiri di stadion Juventus Arena justru akhirnya menjadi bumerang tersendiri bagi Juventus. Mereka yang terlalu percaya diri dapat memenangkan pertandingan ini mengingat Galatasaray baru saja menderita kekalahan besar di laga perdana kala dihancurkan oleh Real Madrid di kandang sendiri dengan skor telak 6 – 1 justru bermain luar biasa di pertandingan kedua yang berlagsung pada tengah pekan kemarin. Pada pertandingan itu bahkan tim tamu mampu unggul terlebih dahulu sebelum akhirnya pertandignan ditutup dengan hasil imbang 2 – 2 dan membuat kedua tim harus berbagi 1 poin dari pertandingan tersebut.

Kini Juventus sedang dalam kondisi sulit, meski mereka kini berada di peringkat kedua klasemen sementara di bawah Real Madrid namun raihan dua poin dari dua pertandingan tentu saja bukan hasil yang memuaskan bagi tim sebesar Juventus yang merupakan salah satu tim unggulan di Liga Champions Eropa di musim ini. pertandingan berikutnya saat mereka akan bertandang ke Santiago Bernabeu markas dari Real Madrid akan menjadi pertandingan yang sangat sulit namun harus semaksimal mungkin di manfaatkan oleh para pemain Juventus untuk dapat membawa pulang tiga poin penuh jika ingin tetap membuka lebar – lebar peluang mereka untuk dapat lolos ke fase berikutnya di Liga Champions Eropa di musim ini. Agen Bola

Berita Bola Online Nasib Sial Juve Berlanjut

5.Nasib Sial Juve Berlanjut

Nasib Sial Juve Berlanjut

Berita Bola Online – Juventus tampaknya memang lebih pantas berkuasa di Serie A alias jago kandang. Hal ini terbukti dengan kembalinya hasil buruk atau kurang memuaskan yang diraih oleh Juventus di musim ini. Setelah ditahan imbang oleh tim semenjana FC Copenhagen, Juve kembali meraih hasil kurang maksimal ketika bermain imbang dengan Galatasaray 2-2 di kandang sendiri pada lanjutan Liga Champions Kamis dini hari tadi. Juve yang sebenarnya berada di atas angin, ternyata tidak bisa memanfaatkan situasi yang sedang tidak kondusif di Galatasaray pasca dipecatnya Fatih Terim dari kepelatihan Galatasaray tersebut.

Laga melawan Juventus menjadi laga perdana Roberto Mancini yang baru saja ditunjuk untuk menangani Galatasaray beberapa hari lalu. Dan Mancio – julukan Roberto Mancini – tampaknya cukup sukses dalam menjalankan debut pertamanya di Liga Champions usai di pecat oleh Manchester City beberapa waktu lalu. Bahkan Didier Drogba berhasil membawa Galatasaray unggul terlebih dahulu di menit ke 36. Sontak gol Drogba ini membuat para punggawa Juventus kaget. Penjagaan Bonucci yang kurang begitu baik, membuat Drogba dengan mudah menaklukkan Gianluigi Buffon yang akhirnya harus rela gawangnya dibobol.

Juve baru bisa membalas di babak kedua melalui tendangan penalti Arturo Vidal di menit ke 78. Quagliarela yang mencoba menusuk ke kotak penalti harus dihentikan bek Galatasaray. Alhasil wasit Kassai menunjuk titik putih yang dengan sukses dieksekusi oleh Vidal. Quagliarela nyaris saja menjadi pahlawan kemenangan Juve. Pasalnya golnya di menit ke 87 langsung di balas oleh gol Umut Bulut yang memanfaatkan bola sodoran dari Didier Drogba. Bulut dengan mudah menceploskan bola ke gawang Buffon.

Dengan hasil ini Juve baru mengoleksi 2 poin dari 2 kali laga. Juve berada di posisi kedua di bawah Real Madrid yang mengoleksi 6 poin dari 2 kemenangan telak yang mereka raih di Grup B Kamis dinihari tadi. Dan tentu saja peluang Juve masih terbuka lebar, namun yang membuat langkah mereka sedikit, tentu saja 2 laga berikutnya Juve dimana mereka akan menghadapi Real Madrid dalam laga kandang dan tandang. Tentunya Juve mengincar kemenangan di 2 laga melawan Madrid dan juga di sisa laga guna mengamankan tiket ke babak kedua UCL musim ini.

Penampilan Juve di Liga Champions memang belum memuaskan. Wakil-wakil Italia di laga kedua ini tidak ada yang berhasil meraih kemenangan. AC Milan hanya ditahan imbang oleh Ajax, sementara Napoli memiliki nasib lebih buruk lagi. Pasukan Rafa Benitez ini takluk di tangan Arsenal pada laga di Emirates Stadium kemarin. Sementara Juve semakin menambah penderitaan wakil Italia setelah hanya bermain imbang dengan Galatasaray. Berita Bola Online

Bursa Taruhan Jovetic Ungkap Alasannya Milih City daripada Juve

Jovetic Ungkap Alasannya Milih City daripada Juve

Jovetic Ungkap Alasannya Milih City daripada Juve

Bursa Taruhan – Pada jendela transfer musim panas ini, nama Stevan Jovetic cukup meramaikan bursa transfer. Tercatat, ada dua klub raksasa Eropa yang memburu tanda tangannya. Dua klub tersebut adalah Manchester City dan Juventus. Akan tetapi, Manchester City lah yang beruntung. Pasalnya, Jovetic lebih memilih untuk bergabung dengan runner up Liga Primer Inggris daripada peraih scudetto dua kali, Juventus. Keputusan ini cukup mengejutkan. Bagi tiap pemain, Juventus tampaknya menjadi klub yang sangat diminati. Dalam hal ini, Jovetic mengungkapkan alasannya kenapa ia memilih bergabung dengan Manchester City.

Menurut Jovetic, Juventus tidak terlalu serius memboyongnya dari markas Fiorentina pada waktu itu. Ini menjadi kesimpulannya manakala pihak Juventus lebih sering berhubungan dengan agennya daripada dengan dirinya sendiri. Jika dibandingkan dengan Manchester City, masa negosiasi Juventus dengan sang agennya tersebut lebih lama. Selain itu, Juventus juga lebih dahulu mengajukan diri sebagai klub yang berminat memboyongnya dari markas Fiorentina. Namun, negosiasi tersebut tak kunjung selesai. Akhirnya, ia memutuskan untuk bergabung dengan skuad Pallegrini di Etihad Stadium.

Sementara itu, Manchester City juga sedang kehilangan satu striker mereka yang hijrah ke Juventus pada waktu itu. Striker tersebut adalah Carlos Tevez. Mungkin ada hubungan antara alotnya negosiasi Jovetic ke Juventus dengan kedatangan Carlos Tevez. Kedatangan Tevez disambut suka cita oleh manajemen dan juga fans. Walaupun Tevez belum melakukan pertandingan bersama Juventus, ia telah menjadi idola baru fans Si Nyonya Tua. Ini mungkin menjadi alasan Juventus menghentikan negosiasi dengan Jovetic yang notabene juga seorang striker.

Namun, di sisi lain, hal tersebut menjadi berkah bagi Manchester City. Setelah ditinggalkan oleh Tevez, City dengan cukup mudah mendapatkan Jovetic lantaran Juventus telah menghentikan perburuan mereka. Jovetic diboyong dari markas Fiorentina dengan mahar sebesar sekitar 30 juta euro yang setara dengan 420 milar rupiah. Ia akan berseragam biru langit Manchester City sampai tahun 2018. Sudah dipastikan, ia akan menjadi penghuni lini depan Manchester City yang lobong usai ditinggalkan oleh Carlos Tevez.

Bersama Manchester City, striker kelahiran 1989 ini mendapatkan jersey dengan nomor punggung 35. Ini bukan lah nomor punggung yang ia kenakan di Fiorentina. Bersama Fiorentina, ia memakai jersey dengan nomor punggung 8. Bagi Jovetic, nomor 35 ini cukup bagus lantaran nomor tersebut juga pernah ia punyai ketika ia berada di Partizan Belgrade. Ketika pemain dengan tinggi badan 183 cm ini diperkenalkan kepada para fans Manchester City, ia mengatakan bahwa dirinya akan siap membantu klub merebut trofi Liga Primer Inggris dari tangan rival sekota City, Manchester United. Selain itu, ia juga akan fokus untuk melakoni pertandingan di Liga Champions. Bursa Taruhan