Buffon Puji Daya Juang Juventus

Buffon Puji Daya Juang Juventus

Buffon Puji Daya Juang Juventus

Kompetisi Serie A bergulir pada pekan ini. Juventus sementara masih berada di urutan teratas dan berpeluang untuk mencatatkan rekor ketiga kalinya secara beruntun dalam mempertahankan gelar Scudetto. Karena itu penjaga gawang Gianluigi Buffon menyerukan rekan-rekannya untuk berkonsentrasi penuh hingga akhir musim nanti. Sang kapten juga melontarkan pujiannya terhadap rekan-rekannya dan juga pelatih Antonio Conte, yang mampu membangkitkan semangat juang Bianconeri pada kurun waktu tiga tahun terakhir, walau diakui pihaknya gagal untuk mewujudkan ambisi menjadi yang terbaik di pentas Liga Champions. Catatan buruk satu-satunya mungkin tidak akan pernah diingat oleh Bianconeri saat mereka ditekuk oleh Galatasaray di laga penentuan lalu, sehingga menyudahi langkah mereka di ajang nomor satu di benua biru.

Meski demikian Buffon menegaskan bahwa setidaknya mereka masih berpeluang untuk menjadi yang terbaik di kompetisi Liga Europa pada musim ini, setelah lolos otomatis ke babak 32 besar, berkat mengakhiri posisi di peringkat tiga pada Liga Champions lalu. Penjaga gawang veteran Italia itu juga mengomentari gelar Pelatih Terbaik tahun ini yang diterima oleh Conte, di mana ia mengaku sangat sependapat dengan penghargaan itu. “Ini merupakan salah satu kredit dan apresiasi yang sangat besar kepada pelatih kami, dalam kurun waktu dua tahun setengah yang penuh dengan hal yang menakjubkan dan kami bahkan tidak tahu seberapa besar arti penghargaan itu bagi dirinya dan juga seberapa besar dampaknya kepada pemain-pemain kami yang lain,” tutur Buffon.

“Ia merupakan seseorang yang luar biasa bagi kami, karena mampu memberikan dorongan dan motivasi yang luar biasa, bahkan tidak segan-segan untuk menepuk kami dan memberikan identitas sepakbola yang sebenarnya. “Dari segi penilaian individu, Juventus kini jauh lebih kuat dan cukup menjanjikan, namun ini semuanya tidak dapat terjadi jika tidak ada keseimbangan di dalam tim dan karena itu secara keseluruhan tingkat persepakbolaan kami meningkat dengan pesat.” The Old Lady memasuki awal tahun yang baru dengan mencengkramkan posisi di urutan teratas, walau selisih lima angka dengan Roma masih menjadi bayang-bayang yang harus segera mereka akhiri, mengingat kedua tim akan saling berhadapan di Turin pada laga hari Minggu ini.

Sementara itu penyerang Juventus, Mirko Vucinic, dikabarkan tengah menjadi pusat perhatian klub raksasa Liga Premier Arsenal dan konon mereka telah mempersiapkan dana sebesar 9.5 juta euro untuk memboyongnya ke ranah Inggris. Indikasi ini semakin mencuat ke permukaan, setelah kubu asuhan Antonio Conte enggan melepas Vucinic dengan status pinjaman saja, karena itu Arsenal bergegas mengajukan nilai nominal tersebut. Arsenal saat ini sedang berada dalam ambang krisis di lini depan, setelah Olivier Giroud dan Nicklas Bendtner, keduanya sama-sama tidak dapat tampil dalam waktu dekat karena cedera pergelangan kaki dan karena itu Wenger dikaitkan bakal merekrut penyerang baru di awal tahun ini.

Selain dikaitkan dengan Mirko Vucinic, konon manajer Juventus Beppe Marotta telah berada di kota London untuk menemui perwakilan dari kubu The Gunners, dan melancarkan proses kelanjutan untuk merekrut penyerang baru. Penyreang berkebangsaan Montenegro itu juga memiliki kapasitas keterbatasan di Serie A pada musim ini, setelah mengalami cedera yang berkelanjutan dan membuatnya kalah bersaing dengan dua penyeran reguler, Carlos Tevez dan Fernando Llorente.

Buffon Anggap Negaranya Berada di Grup Maut Piala Dunia 2014

Buffon Anggap Negaranya Berada di Grup Maut Piala Dunia 2014

Buffon Anggap Negaranya Berada di Grup Maut Piala Dunia 2014

Italia sudah tergabung di dalam grup bersama tim lain seperti Inggris, Uruguay dan Costa Rika. Penjaga gawang andalan timnas Italia yakni bernama Gianluigi Buffon mengungkapkan bahwa dirinya itu sudah menyadari bahwa timnya itu berada di dalam grup yang sangat berat untuk di jalani. Nama Buffon memang merupakan salah satu nama pemain yang sudah tidak muda lagi yang masih di percaya memperkuat timnas Italia hingga saat ini. Sebagai salah satu pemain yang sangat kaya akan pengalaman maka penjaga gawang andalan kubu klub Juventus tersebut itu pun menyadari bahwa tidak akan muda bagi timnya itu untuk menjadi juara di ajang Piala Dunia 2014 di Brasil mendatang. Buffon mengungkapkan bahwa ajang Piala Dunia merupakan sebuah turnamen yang sangat luar biasa dan salah satu kompetisi yang memang akan sangat sulit untuk di jalani dan menuju keluar sebagai pemenang dalam kompetisi tersebut itu.

Meskipun demikian, penjaga gawang yang pernah mengantarkan timnas Italia menjuarai Piala Dunia 2006 silam tersebut itu mengungkapkan bahwa dirinya meyakini mengenai peluang negaranya itu untuk bisa kembali menjadi yang terbaik di turnamen Piala Dunia 2014 mendatang tersebut itu masih terbuka  lebar. Asalkan pelatih timnas Italia yakni bernama Cesare Prandelli itu bisa dan bahkan sebisa mungkin menyiapkan skuadnya itu dengan sebaik mungkindan mejadi lebih menyatu serta kompak lagi ke depannya. Buffon juga melajutkan komentarnya dengan mengungkapkan jika dalam periode tersebut itu timnya bisa menciptakan sebuah tim yang memiliki rasa penuh semangat tinggi maka sebuah kesatuan tim serta bisa mengoptimalkan kebugaran para pemain, dengan itu maka kami bisa bertahan selama tujuh laga bahkan bisa mendapatkan kemenangan nantinya di dalam ajang tersebut.

Berada satu grup dengan tim sekelas Inggris, Uruguay dan Kosta Rika tersebut itu memang sudah jelas sekali sangat berat. Itu semua sudah jelas lebih berat dari pada beberapa grup lain yang sudah di voting, akan tetapi itu semua memang setara dengan yang lainnya. Meskipun berada di grup yang di anggap sangat berat, penjaga gawang veteran tersebut itu mengungkapkan bahwa skuadnya tidak akan pernah merasa takut dengan calon lawan yang akan di hadapi nantinya karena merasa yakin skuad timnas Italia pada saat ini sudah di huni oleh para pemain yang memiliki kualitas yang apik dan kebanyakan sudah di isi oleh para pemain muda yang memiliki kemampuan bermain sangat apik.

Di sisi lain jika di lihat dari babak penyisihan pada beberapa waktu lalu maka timnas Italia mampu bermain apik dan lolos ke putaran final Piala Dunia 2014 di Brasil mendatang itu dengan predikat sebagai juara grup.