Henry Ingatkan Wenger Untuk Tak Asal Datangkan Pemain

Henry Ingatkan Wenger Untuk Tak Asal Datangkan Pemain

Henry Ingatkan Wenger Untuk Tak Asal Datangkan Pemain

Pada bursa transfer musim dingin Januari mendatang manajemen Arsenal dikabarkan telah mempersiapkan sejumlah dana untuk digunakan pelatih Arsenal Arsene Wenger membeli beberapa pemain baru guna memperkuat skuad Arsenal untuk memenuhi ambisi tim untuk mengakhiri paceklik gelar juara dalam 8 tahun terakhir ini. Arsene Wenger sendiri hingga saat ini dikabarkan sudah mengincar beberapa nama pemain baru untuk bisa memperkuat skuda mereka di musim ini dimana beberapa diantaranya berposisi sebagai seorang penyerang dimana posisi tersebut menurut Wenger merupakan posisi yang paling dibuhkan oleh Arsenal di musim ini karena pada musim ini praktis Arsenal hanya memiliki dua penyerang murni yakni pada diri seorang Olivier Giroud dan Nicklas Bendtner.

Salah satu pemain legendaris Arsenal asal Prancis Thierry Henry mencoba mengingatkan mantan pelatihnya tersebut untuk tak asal dalam mendatangkan pemain pada bursa transfer musim dingin Januari mendatang karena menurut Thierry Henry pemain yang harus di datagkan oleh Arsenal pada bursa transfer musim dignin mendatang adalah pemain yang memang benar – benar sedang dibutuhkan oleh tim saat ini selain juga harus pemain yang berkualitas dan bisa langsung memberikan dampak terhadap permainan tim di musim ini. Thierry Henry berharap agar pemain baru yang datang nantinya bisa menjaga suasana ruang ganti tim agar tetap kondusif sehingga akhirnya Arsenal mampu mempertahankan posisi mereka di puncak klasemen Liga Premier Inggris di musim ini.

Pada bursa transfer musim panas silan Arsene Wenger memberikan kejutan kepada dunia dengan mendatangkan gelandang kreatif tim nasional Jerman Mesut Ozil ke Arsenal dengan status sebagai pemain termahal yang pernah di datangkan oleh Arsenal sejak berdirinya klub tersebut. Sebelumnya tak pernah yang memprediksi bahwa Arsenal akan mampu mendatangkan Mesut Ozil ke Emirates Stadium namun nyatanya pelatih Arsenal Arsene Wenger mampu merubah ketidak mungkinan tersebut menjadi sesuatu yang mungkin setelah dirinya sukses mendatangkan Mesut Ozil pada detik – detik akhir jelang penutupan bursa transfer musim panas silam.

“Saya ingin pemain baru yang datang ke Arsenal bisa langsung membeirkan dampak yang positif bagi tim dan saya berharap kepada Arsene Wenger untuk berhati – hati dalam menentukan pilihan pemain pada bursa transfer musim dingin mendatang karena saya berharap pemain yang datag pada bursa transfer musim dingin mendatang adalah pemain yang benar – benar berkualitas seperti seorang Mesut Ozil yang Arsenal datangkan pada bursa transfer musim panas lalu. Ia sukses langsung memberikan dampak positif bagi tim dan saya rasa Arsenal butuh seorang sosok seperti Ozil pada bursa transfer musim dingin mendatang” ungkap top skor sepanjang masa Arsenal tersebut.

Cristiano Ronaldo Kembali Pecahkan Rekor

Cristiano Ronaldo Kembali Pecahkan Rekor

Cristiano Ronaldo Kembali Pecahkan Rekor

Dalam gol yang berhasil dicetak oleh winger Real Madrid, Cristiano Ronaldo ke gawang klub FC Copenhagen dalam matchday terakhir babak fase grup Liga Champions Eropa musim ini memiliki makna yang sangat besar bagi seorang Cristiano Ronaldo, disamping gol tersebut mempu membawa Real Madrid kembali memenangkan laga tersebut, gol tersebut juga menjadikan pemain asal Portugal tersebut sebagai pemain yang paling subur dalam hal mencetak gol dalam sejarah fase grup Liga Champions. Dengan torehan sebiji gol yang berhasil dicetaknya tersebut, Cristiano Ronaldo tercatat telah membuat 9 gol di babak fase grup. Hal tersebut melampaui rekor sebelumnya yang pernah dibuat oleh Ruud van Nistelrooy pada musim 2004 – 2005, Filippo Inzaghi pada musim 2002 – 2003 serta Herman Crespo pada musim 2002 – 2003 yang hanya berhasil mencetak 8 gol di babak fase grup.

Hal yang luar biasa lainnya ialah Cristiano Ronaldo telah berhasil mencetak 9 gol hanya dalam 5 pertandingan di babak fase grup. Dalam 5 pertaningan yang dilakoni oleh Cristiano Ronaldo di babak fase grup dirinya tidak pernah absen dalam membobol gawang tim yang harus menghadapi Real Madrid. Cristiano Ronaldo juga memang tampil brilian di Liga Champions musim ini dengan konsisten terus mencetak gol dan juga memberikan assist. Di musim lalu juga sesungguhnya Cristiano Ronaldo juga tampil gemilang dimusim lalu dan berhasil membawa Real Madrid melaju ke babak semi final Liga Champions Eropa sebelum dikalahkan oleh Borussia Dortmund.

Di musim ini sebenarnya bisa saja rekor baru tercipta, pasalnya hingga matchday ke 5, striker Paris Saint Germain, Zlatan Ibrahimovic juga telah berhasil mencetak 8 gol, yang berpotensial untuk menyamai atau bahkan melewati torehan gol Cristiano Ronaldo seandainya Ibrahimovic mencetak gol. Akan tetapi hal tersebut tidak akan terjadi karena Ibrahimovic tidak bermain dalam pertandingan yang mempertemukan Paris Saint Germain menghadapi Benfica. Cristiano Ronaldo sendiri sebenarnya bisa saja mencetak 10 gol di babak fase grup, seandainya eksekusi penaltinya menghasilkan angka. Namun sayang karena tendangannya telah berhasil digagalkan oleh kiper klub FC Copenhagen.

Cristiano Ronaldo yang telah berhasil mencatatkan sebuah rekor baru tentu akan semakin memupuk rasa percaya diri dari Cristiano Ronaldo sendiri dan juga seluruh punggawa Real Madrid untuk menghadapi babak 16 besar mendatang, saat ini mereka hanya menunggu babak pengundian siapakah lawan mereka di babak berikutnya, disamping itu, torehan dari Cristiano Ronaldo juga diharapkan mampu untuk meningkatkan motivasi untuk Real Madrid secara keseluruhan di pertandingan La Liga, dimana sampai dengan saat ini mereka belum juga berhasil menyalib Barcelona yang perkasa di puncak klasemen sementara.

Kesalahan Ada Di Para Pemain

Kesalahan Ada Di Para Pemain

Kesalahan Ada Di Para Pemain

Pemain sayap Manchester United Ashley Young menegaskan bahwa pemain-pemain wajib disalahkan. Bukan karena hasil buruk sang pelatih, namun karena perjuangan yang ditunjukkan oeh rekan-rekannya sejauh ini terlihat memang jauh dari yang diharapkan oleh pencinta Red Devils. Tim besutan David Moyes itu sedikit jauh lebih beruntung saat terhindar dari kekalahan ketiga secara beruntun di Old Trafford, yang tidak lebih dari 51 tahun terakhir, setelah mengalahkan Shakhtar Donetsk pada pertengahan pekan kemarin, yang membuat mereka menempati posisi teratas di klasemen akhir Grup A Liga Champions. Setidaknya hal itu mampu mengakhiri rekor buruk mereka dari dua pertandingan terakhir di markas sendiri, saat mengakui ketangguhan Everton dan Newcastle United, yang pada 10 November lalu belum memetik kemenangan sebelum akhirnya menekuk Shakhtar. Pada awal pekan, pelatih David Moyes mencoba untuk membela anak-anak asuhannya dan menganggap beban dan kesalahan ada di pundaknya dan bukan pemain-pemainnya, mengingat ia merupakan sosok yang paling bertanggung jawab di tim tersebut.

Namun demikian Young ternyata memiliki pemikiran yang sedikit berbeda dan ia justru menganggap rekan-rekannya secara menyeluruh juga berandil besar atas penampilan buruk dari tugas yang telah diberikan sang pelatih. Tentu saja. Kami sebagai pemain yang berada di atas lapangan, memiliki tanggung jawab yang jauh lebih besar,” tukas Ashley Young. “Semua orang di klub ini saling bersatu, termasuk pemain, staf dan juga pelatih. Kami memenanginya bersama-sama dan kalah juga secara bersama-sama.” Menghadapi anak-anak asuhan Mircea Lucescu, Shakhtar Donetsk, Young mengawali laga sejak menit-menit pertama saat terakhir kali ia tampil di ajang Piala Liga saat menaklukkan Norwich City di akhir Oktober. Bahkan kehadiran Ashley Young sempat mengundang kritikan dari pendukungnya sendiri dalam beberapa bulan belakangan dan gagal memberikan performa saat pelatih Sir Alex Ferguson mencoba mendatangkannya senilai 18 juta pound pada musim panas 2011.

 Pada usianya yang mencapai 28 tahun, seharusnya karir dan penampilannya sudah berada pada puncak performa namun sejak pindah ke Manchester United, proses perkembangannya seakan-akan tidak berkembang dan bahkan yang menjadi pusat perhatian publik adalah sikapnya yang kerap kali melakukan diving di atas lapangan hijau. Menghadapi tim asal Ukraina tersebut, Young memperoleh dua peluang matang untuk menciptakan gol, yang sudah dalam 18 bulan terakhir tidak mampu dilakukannya lagi, setelah tendangan lambungnya ke arah gawang masih melebar meski Wayne Rooney berada pada posisi yang jauh lebih terbuka untuk menjaringkan bola dan demikian pula saat ia memotong umpan yang kembali melebar dari sasaran. Pemain serba bisa, Phil Jones, mampu beroperasi dengan baik di lini tengah, dan tidak disangka-sangka justru ia yang mampu melakukannya di paruh kedua, sebagaimana laga berikutnya akan melawan mantan tim Young di akhir pekan. “Kami ingin kembali ke jalur kemenangan dan kemudian memetik kembali hasil yang baik, berkat pelatih kami bisa mewujudkannya,” tambah Young.