Malky Mackay Buru Tiga Pemain Baru

Malky Mackay Buru Tiga Pemain Baru

Malky Mackay Buru Tiga Pemain Baru

Pelatih Cardiff City Malky Mackay akan memburu pemain baru. Awal tahun nanti merupakan kesempatan bagi klub papan tengah Liga Premier itu untuk melakukan konsolidasi dan memburu posisi yang lebih baik untuk menghadapi persaingan di paruh kedua. Mackay mengungkapkan bakal melakukan perekrutan tiga pemain yang dianggap dapat membawa perubahan signifikan bagi mereka. Pada musim panas lalu, The Bluebirds menghabiskan dana mencapai 30 juta pound untuk memperkokoh kekuatan di timnya dalam menghadapi persaingan perdana di kompetisi Liga Premier. Empat pemain didatangkan diantaranya Steven Caulker, Gary Medel, Kevin Theophille-Catherine dan Andreas Cornelius, yang keseluruhannya tiba pada musim panas, dengan kondisi tiga pemain pertama mengawali karirnya dengan sukses di Cardiff.

Januari mendatang merupakan salah satu tujuan utama bagi Cardiff setelah mereka ditinggalkan oleh Iain Moody, dan penggantinya Alisher Apsalyamov masih menunggu kepastian dari permohonan kerja. Namun di sisi lain, Mackay sangat percaya diri bahwa pihaknya akan merekrut pemain bertahan, tengah dan kemudian penyerang depan yang kualitasnya tepat bagi timnya, sekaligus melewati debut perdana di Liga Premier dengan posisi yang aman. “Tentu sangat menyenangkan bila kami bisa mendatangkan tiga pemain berkualitas dari posisi yang berbeda,” harap Mackay. “Saya ingin konsentrasi yang tepat untuk tiga posisi, yaitu di sektor pertahanan, tengah dan penyerang depan.” Mackay juga memuji kinerja dari dewan pengurus klub yang memberikan dukungan penuh kepadanya atas kedatangan pemain-pemain baru selama musim panas, dan kini akan menunggu lebih lanjut kinerja yang akan dilakukan berikutnya.

“Saya akan membicarakan hal ini dengan presiden klub (mengenai bursa Januari) yang kemudian mereka akan membicarakan hal ini dengan para staf dan pemilik klub dan saya akan memimpin bagi mereka,” lanjutnya. “Kini tergantung dari mereka untuk mengucurkan dana pada Januari mendatang. Karena data-data pemain yang saya inginkan sudah berada dalam genggaman, apakah ini bakal menjadi permanen atau pinjaman tentu posisi masih terbuka. Kami hanya mencoba dan memperkokoh untuk kedua kalinya di musim ini. “Kami merupakan tim debutan yang bisa berbicara cukup baik. Sementara tim lain sudah memiliki pengalaman dan beberapa kali tampil di sini, namun kami tidak gentar. “Mungkin mereka hanya akan mendatangkan satu atau dua pemain lagi di sepanjang musim ini. Sementara kami memasukkan sekitar delapan pemain di dalam tim ini, sehingga memperoleh kesempatan untuk bertahan di tingkat ini.

“Anda memiliki pilihan, apakah anda siap berinvestasi dalam posisi dan kesempatan yang baik untuk tetap berada di divisi teratas atau anda menginvestasikan hanya untuk mengetahui posisi anda bakal terpuruk dan kemudian membangun pondasi dari awal lagi. “Saya bahkan diberi kesempatan untuk mempertahankan posisi kami di tingkatan ini. Tentu dengan membutuhkan tiga pemain baru saat ini, tanpa ada satu pemain pun yang keluar, namun Theophile-Catherine telah menjalani paruh musim dengan luar biasa bagi kami dan juga demikian Gary Medel dan Steven Caulker. “Tentu saja paruh kedua ini merupakan faktor rentan dan bisa menjadi bumerang bagi anda di akhir musim, oleh karena itu kami harus berhati-hati dalam melakukan proses perekrutan yang dapat mengangkat moral permainan tim, atau malahan justru membuat kami terpuruk.”

Kelakuan Jack Wilshere Terancam Hukuman

Jack Wilshere Terancam Hukuman

Kelakuan Jack Wilshere Terancam Hukuman

Kekalahan membuat Jack Wilshere sedikit frustrasi. Hal itu ditunjukkannya saat Mancheste City menggebuk Arsenal dengan skor 6-3 di Etihad, dan bahkan selepas pertandingan, ia mencoba untuk mengacungkan salah satu jarinya kepada pendukung lawan. Kamera televisi menangkap jelas perilaku sang pemain internasional Inggris yang terlihat melakukan tindakan yang tidak berkenan kepada kerumunan pendukung lawan. Badan sepakbola Inggris dapat langsung memberikan sanksi bila mereka telah menerima laporan pertandingan dari wasit Martin Atkinson dan hal ini tentu saja mengundang tekanan baru bagi The Gunners. Mengetahui adanya hal yang dapat mempengaruhi irama permainan timnya dalam waktu dekat, Wenger mencoba untuk melakukan pembelaan terhadap pemain andalannya itu.

“Saya sama sekali tidak melihat insiden itu. Saya juga tidak tahu apakah ia melakukan hal itu. Jika ia memang melakukannya dan terkena larangan bertanding, maka kami akan menerima keputusan itu,” tukas Wenger. Meski demikian Wenger mengaku tidak ada masalah besar yang terjadi antara bek Per Mertesacker dengan gelandang serang Mesut Ozil di akhir pertandingan, ketika Mertesacker terlihat mencaci maki rekan senegaranya itu karena tidak memberikan apresiasi kepada pendukungnya yang sudah mengikuti mereka di pertandingan ini. “Inilah orang Jerman, mereka langsung menyelesaikan suatu masalah diantara keduanya,” tutur Wenger. “Tidak ada permasalahan yang harus dikhawatirkan.” Meski pada skor akhir kondisi tidak menguntungkan bagi kubu The Gunners, namun Wenger menganggap kalau Manchester City bukan tim terbaik yang pernah dihadapi oleh anak-anak asuhannya sejauh ini.

“Mereka merupakan salah satu tim yang harus dikalahkan, tetapi tidak lebih dari sebuah tim yang juga kami harus hadapi saat ini,” lanjutnya. “Kami juga sudah menghadapi tim lain, yang mungkin kelasnya juga tidak jauh berbeda dengan Manchester City, dan juga beberapa tim lain. Sementara itu gelandang pengatur serangan Arsenal asal Jerman, Mesut Ozil menyampaikan permintaan maaf atas sikap buruknya yang tidak menghampiri pendukungnya selepas 90 menit, di dalam pertandingan yang juga berakhir sangat buruk bagi mereka. Pemain yang didatangkan dengan nilai rekor klub mencapai 42.5 juta pound sempat diperingatkan oleh Per Mertesacker di akhir pertandingan, dan Ozil pada pekan ini mengetahui hal yang dilakukannya itu dianggap kurang menghormati pendukungnya, ia pun mengajukan permintaan maaf melalui akun jejaring sosial pribadi.

“Saya meminta maaf karena tidak mengikuti rekan-rekan satu tim yang lain untuk memberikan apresiasi kepada anda yang sudah datang jauh-jauh untuk menyaksikan kami bermain,” tulis mantan pemain bintang Werder Bremen itu. “Anda sangat berarti besar bagi saya dan saya tahu bahwa anda telah bertandang cukup jauh dan menghabiskan uang anda untuk memberikan dukungan kepada kami. Hanya saja saya kecewa tidak dapat mempersembahkan kemenangan dan sepatutnya saya menghampiri anda semua dan berkata ‘terima kasih’ dan saya tahu ini adalah sebuah tradisi yang dipertahankan oleh Arsenal hingga saat ini, baik dalam kondisi menang atau kalah.” 

Perlu Atau Tidak Liverpool Memperkuat Skuad Bulan Januari

Perlu Atau Tidak Liverpool Memperkuat Skuad Bulan Januari

Perlu Atau Tidak Liverpool Memperkuat Skuad Bulan Januari

Bos Liverpool Brendan Rodgers telah mengakui bahwa ia tidak akan terburu-buru untuk menandatangani pemain baru di jendela transfer Januari, meskipun cedera telah dialami pemain kunci seperti Steven Gerrard dan Daniel Sturridge.

Tunggu

Rodgers mengatakan kepada Sky Sports News: “Januari bisa menjadi jendela transfer yang sulit. Kami sangat sukses di tahun lalu dengan Philippe Coutinho dan Daniel Sturridge. Kita hanya tidak akan membeli untuk kepentingan itu. Kami akan menunggu dan melihat apa yang sudah ada. “

Cedera

Skuad Liverpool tidak memiliki kekuatan utama yang mendalam, sehingga cedera Gerrard, Sturridge dan pemain belakang Jose Enrique cenderung memberikan pukulan keras bagi tim. Gerrard dan Sturridge mungkin tidak akan bermain dalam kurun waktu selama enam minggu ke depan, sedangkan Enrique saat ini pulih dari operasi lutut dan tidak akan kembali berlatih secara penuh sampai bulan Februari mendatang.

Sulit

Liverpool memiliki skuad yang sulit dalam beberapa minggu ke depan. Padahal, dalam empat pertandingan berikutnya, The Reds harus bertanding melawan Tottenham, Manchester City dan Chelsea. Pertandingan ini bisa dibilang cukup sulit tanpa kehadiran pemain kunci yang tengah cedera.

Mengukur

Beberapa pertandingan berikutnya akan menjadi ukuran yang baik untuk mengukur seberapa jauh performa The Reds musim ini. Posisi tim asuhan Rodgers saat ini berada di posisi kedua. Tiga tim yang akan mereka lawan dalam empat minggu ke depan sama-sama ingin merebutkan posisi empat besar. Chelsea dan Manchester City juga dianggap sebagai pesaing untuk gelar juara Premier League musim ini. Jika Liverpool bisa bermain dengan baik dan mempertahankan posisi mereka, maka mereka masih merupakan tim yang layak untuk finish di empat besar. Jika mereka mendapatkan poin maksimal, yang tampaknya tidak mungkin, maka mereka bisa menjadi penantang untuk memperebutkan gelar juara. Premier League musim ini sangat tidak terduga dan apa pun bisa terjadi. The Reds bisa berada di puncak klasemen memasuki Tahun Baru. Namun, saat ini persaingan sangat ketat dan mereka juga bisa berada di luar empat besar.

Unggul

The Reds telah melakukan transfer yang sangat baik di musim lalu dengan membawa pemain seperti Daniel Sturridge dan Philippe Coutinho. Kedua pemain tersebut memiliki pengaruh besar dalam tim sejak kedatangan mereka ke Anfield. Sturridge adalah striker yang mematikan di depan gawang, sebelum cedera menghambat awal yang baik dalam kompetisi The Reds. Coutinho memberikan penampilan yang mengesankan musim lalu dan diharapkan untuk membuat pengaruh yang sangat besar di tim musim ini. Sayangnya cedera juga membatasi performanya dan ia sekarang hanya perlu kembali ke kebugaran penuh. Dengan liga yang begitu ketat dan persaingan untuk berada di posisi empat besar sangat sengit, maka beberapa pemain tambahan pada bulan Januari akan membantu The Reds mencapai target mereka.