Agen Bola Lahm Bisa Menjadi Pemain Tengah yang Hebat

Lahm Bisa Menjadi Pemain Tengah yang Hebat

Lahm Bisa Menjadi Pemain Tengah yang Hebat

Agen Bola – Philip Lahm adalah kapten Bayern Munchen. Dia sudah mengabdi bersama Die Roten Tofels sejak usia belia. Lahm merupakan salah satu produk asli akademi Bayern yang kemudian bermain di klub penghubung Bayern; Gern Munchen lalu berlanjut ke Bayern Munchen II. Kurcaci ajaib adalah julukan yang diberikan oleh para pendukung Bayern karena penampilannya yang tidak terlalu besar untuk seorang pemain yang berposisi di pertahanan. Lahm hanya bertinggi 170 cm, cukup pendek untuk ukuran pemain belakang. Namun, hal itu bukan halangan akan kemampuannya menghalau bola-bola atas. Ukuran tubuhnya yang pendek digantikan oleh kemampuannya membaca arah bola dan lompatannya yang tinggi untuk menghadang umpan-umpan lambung yang diarahkan kepada jantung pertahanan Bayern Munchen.

Sejak tahun 2006 siapapun pelatih yang memegang Bayern Munchen pasti tidak akan menggantikan Lahm kalau dia sedang fit atau tidak terkena akumulasi kartu. Namun, hal tersebut bukanlah hal yang begitu saja terjadi. Lahm harus rela hijrah dulu ke Stuttgart karena dia dipinjamkan ke klub Vfb Stuttgart untuk mengasah kemampuannya dan tidak menyia-nyiakan bakatnya yang luar biasa. Karena juga pada saat itu Bayern masih memiliki sejumlah pemain belakang internasional sarat pengalaman seperti Willy Sagnol dan Bixente Lizarazu. Di Vfb Stuttgart dia menunjukkan bahwa sebenarnya dia tidak kalah kelas dari kedua orang pemain senior tersebut.

Kini Guardiola memposisikan Lahm sebagai gelandang bertahan yang harus juga menyerang. Sebuah posisi yang mirip-mirip dengan Andrea Pirlo di Milan. Ini menjadi sebuah kejutan bagi banyak orang. Apalagi Lahm sudah sangat fasih memainkan peran sebagai bek sayap atau bek tengah yang bisa melakukan over lapping dan kadang-kadang membantu serangan. Nyatanya, karena bakatnya yang memang luar biasa Lahm dapat memainkan peran ini dengan apik pula. Pep berkomentar bahwa hal tersebut dilakukan pelatih asal Spanyol itu melihat kinerja Lahm yang sering membantu serangan dan juga bisa merepotkan barisan pertahanan lawan karena kemunculannya yang tiba-tiba, maka kenapa tidak sekalian saja dibuat menjadi pemain tengah.

“Kapten kami adalah orang yang luar biasa. Dia menunjukkan sebuah profesionalitas sejak usianya masih muda ketika dengan rela dan senang hati dipinjamkan ke Vfb Stuttgart dan setelah kembali tetap bertahan di Bayern Munchen. Kini saya ingin membuatnya lebih baik lagi karena potensinya yang besar dan tidak sebatas hanya sebagai pemain belakang. Lahm juga bisa menjadi gelandang.” Sebut Guardiola menjawab pertanyaan banyak orang.

Entah karena masih terikat dengan Guardiola, entah karena memang melihat Lahm juga sangat bagus memainkan sebagai gelandang, Xavi ikut-ikutan berkomentar bahwa Lahm bisa menjadi pemain terbaik di dunia dengan menjadi pemain tengah. “Kapten Bayern adalah orang yang hebat. Dia bisa menjadi pemain tengah yang hebat ndan dengan menjadi pemain tengah dia bisa menjadi pemain terbaik di dunia.” Kata Xavi menjawab pertanyaan wartawan soal Lahm yang diplot mantan pelatihnya di posisi tengah. Agen Bola

Bola Online Guardiola Senang Dengan Kerja Keras Timnya

Guardiola Senang Dengan Kerja Keras Timnya

Guardiola Senang Dengan Kerja Keras Timnya

Bola Online – Pelatih baru Bayern Muenchen Pep Guardiola mengatakan bahwa kemenangan yang diraih oleh Muenchen bukanlah karena taktik dan strategi nya saja karena menurut pelatih berkepala plontos ini kerja keras para pemainnya lah yang membuat Muenchen bisa meraih kemenangan – kemenangan di pertandingan – pertadingan yang dilakoni oleh klub peraih trebble winners pada musim lalu ini. seperti yang terjadi pada pertandingan perdana Liga Champions Eropa grup D kala The Bavarian menjamu klub asal Rusia CSKA Moscow di Allianz Arena pada dini hari tadi waktu Indonesia. Klub berjuluk FC Hollywood ini berhasil menghentikan perlawanan klub raksasa Rusia ini dengan skor besar 3 – 0 tanpa balas di pertandingan perdana Liga Champions Eropa grup D.

Banyak orang – orang yang berpikir bahwa kemenangan demi kemenanangan yang diraih oleh Bayern Muenchen adalah karean sosok pelatih karismatik Pep Guardiola yang memang terkenal sebagai salah satu pelatih muda yang sangat bertalenta karena mampu memberikan bebagai gelar bergengsi bagi klub yang ia latih sebelumnya yakni Barcelona. Namun Pep Guardiola membantah bahwa rentetan kemenangan tersebut adalah karena dirinya namun menurut pelatih muda ini kemenangan – kemenangan yang diraih oleh timnya adalah karean kerja keras para pemainnya yang memang sangat ingin mempertahankan berbagai gelar yang mereka raih musim lalu dan juga mereka tak ingin mengecewakan para pendukung mereka yang telah rela menyaksikan dan juga mendukung mereka secara langsung di stadion.

“Permainan yang ditunjukan oleh para pemain Bayern Muenchen adalah permainan yang memang telah menjadi ciri khas mereka sejak lama dan tak ingin saya rubah karena itulah ciri khas dari tim ini. saya datang kesini bukan hanya untuk membantu tim ini meraih kemenangan  demi kemenangan dan membawa tim ini meraih berbagai gelar bergengsi di dunia namun saya juga datang kesini untuk membantu para pemain muda di Muenchen agar mereka dapat bersaing dengan para seniornya untuk meraih tempat utama di tim inti Bayern Muenchen” ujar mantan pelatih Barcelona ini.

“Meraih kemenangan di pertandingan perdana Liga Champions Eropa tidak lah mudah bagi tim mana pun termasuk bagi Bayern Muenchen. Meskipun tim ini merupakan juara bertahan di kompetisi ini namun untuk memulai kembali kompetisi ini tidaklah mudah karena butuh ketekunan dan juga kerja keras tiada henti untuk membuat Muenchen menjadi tim yang luar biasa seperti ini. dan hal ini lah yang telah ditunjukkan oleh para pemain Muenchen dalam meraih kemenangan demi kemenangan di Bundesliga maupun di Liga Champions Eropa. Saya sangat puas dengan performa mereka namun saya ingin agar mereka terus meningkatkan performa mereka” ujar Pep Guardiola. Bola Online

Bursa Taruhan Labbadia Jadi Yang Pertama di Bundesliga

Labbadia Jadi yang Pertama di Bundesliga

Labbadia Jadi yang Pertama di Bundesliga

Bursa Taruhan – Klub Bundesliga Liga Jerman, VfB Stuttgart menjalani start yang buruk di awal musim 2013/2014 ini. Pasalnya, Die Schwaben sama sekali tidak bisa meraih satu poin pun dalam tiga pertandingan pertamanya musim ini. Bahkan, tim terakhir yang berhasil mengalahkan mereka adalah FC Augsburg, yang musim lalu berada satu peringkat di atas zona degradasi, dengan skor 1-2 saat melawat ke kandang lawan, SGL Arena, Minggu (25/8/2013) kemarin.

Akibat hasil yang tidak memuaskan itu, pelatih Stuttgart, Bruno Labbadia pun menjadi tumbal. Manajemen klub merasa tidak puas dengan kinerja pelatih berkewarganegaraan Jerman itu, sehingga langsung memecatnya. Bahkan, asisten pelatih Labbadia, Erdinc Soezer juga ikut kehilangan pekerjaan gara-gara tiga kekalahan beruntun di awal musim itu. Sungguh sangat tragis! Labbadia sendiri sudah melatih di Mercedes-Benz Arena, kandang Stuttgart sejak bulan Desember 2010 lalu. Ia sempat menyelamatkan klubnya tersebut dari jurang degradasi pada akhir musim 2011. Pelatih yang pernah melatih Hamburg dan Bayer Leverkusen itu juga berhasil membawa Stuttgart lolos ke Europa League di musim berikutnya. Alhasil, kontrak Labbadia sempat diperpanjang pada bulan Januari 2013 ini.

Musim 2012/2013 lalu, ia berhasil membawa Serdar Tasci dkk mengamankan posisi papan tengah dengan bertengger di peringkat 12 klasemen akhir Bundesliga, setelah penampilan biasa saja pada awal musim. Prestasi tertingginya dicetak saat mencapai final DFB Pokal, sebelumnya akhirnya Stuttagart gagal menjadi juara karena dikalahkan Bayern Muenchen dengan skor 2-3. Memasuki musim 2013/2014 ini sebenarnya juga tidak terlalu mengecewakan bagi Stuttgart. Mereka punya kesempatan untuk tampil di pentas Eopa melalui ajang Europa League, berkat status sebagai finalis DFB Pokal, setelah sang juaranya masuk otomatis ke Liga Champions sebagai juara bertahan. Klub yang berdiri pada tahun 1893 itu berhasil melewati hadangan klub Bulgaria, Botev Plovdiv lewat agregat gol di kualifikasi ketiga Europa League.

Sayangnya, setelah itu Labbadia tidak mampu lagi memberikan kemenangan bagi Stuttgart. Tim tersebut kalah dalam tiga pertandingan awal Bundesliga, yaitu kalah 2-3 dari Mainz dan 0-1 dari Bayer Leverkusen, selain kalah 1-2 dari Augsburg minggu lalu. Akibatnya, Stuttgart terpaksa harus menghuni peringkat ke-17 papan klasemen sementara, di atas tim promosi, Eintracht Braunschweig yang menjadi juru kunci. Selain itu, tim yang diasuh pelatih berusia 47 tahun itu juga kalah dalam leg pertama playoff Europa League dengan skor 1-2 saat melawan klun Kroasia, Rijeka. Gara-gara kekalahan itu, Stuttgart pun terpaksa harus menghentikan langkahnya di pentas Eropa. Ditambah dengan kekalahan tiga kali secara beruntun di Bundesliga, akhirnya sekarang Labbadia menjadi pelatih pertama yang dipecat di liga tersebut.

Hingga saat ini, Stuttgart belum menentukan siapa penggantinya, sedangkan Labbadia terpaksa harus menjadi pengangguran untuk sementara waktu. Semoga ia cepat mendapatkan pekerjaan baru! Bursa Taruhan