Bursa Transfer Bola Paul Pogba Tidak Marah

Paul Pogba

Paul Pogba Tidak Marah

Bursa Transfer Bola – Bintang Juventus asal Prancis, Paul Pogba mengatakan bahwa ia tidak marah dengan apa yang dikatakan kepada petinggi Juventus kepadanya tentang kemungkinan dirinya bisa pergi jika ada klub yang mau menggelontorkan uang yang besar untuk pemain yang baru berusia 20 tahun tersebut. hal itu dikatakan oleh Presiden dari Juventus sendiri, Andrea Agnelli yang pada pekan lalu, mengakui bahwa jika ada tawaran besar untuk Paul Pogba membuat dirinya sulit untuk menolaknya. Pernyataan pahit bagi Paul Pogba itu kemudian di netralisir oleh  pernyataan Seniornya di Juventus, Giorgio Chiellini. Pemain belakang berpengalaman asal Italia itu mengatakan bahwa hanya orang yang percaya kepada Santa Claus saja yang membenarkan berita kepindahan pemain itu dari Juventus.

Pernyataan itu sedikit memberikan nafas lega bagi para pendukung Juventus tentang kekhawatiran pemain tersebut akan pindah dari Turin. Paul Pogba sendiri jika ingin pindah, dirinya tidak harus menunggu terlalu lama untuk mendapatkan klub baru. Banyak klub klub top eropa menginginkan jasanya. Termasuk jawara Liga Prancis musim lalu, Paris Saint Germain yang sangat tertarik mendatangkan mantan pemain Manchester United itu. Paul Pogba sendiri tampaknya mencoba mengklarifikasi masalah tersebut, disela sela persiapan Prancis untuk menghadapai Finlandia. Paul Pogba mengatakan “Saya tidak marah bahwa Juventus sedang berbicara tentang kemungkinan transfer atas nama saya,” katanya kepada Sky Sport, salah satu media olah raga terbesar di Dunia.

Kemudian dia menambahkan  “Aku tidak tahu apa-apa tentang minat PSG. Saya hanya berpikir tentang Juventus. Saya senang di sini ( berada di Turin ). “Kami belum membahas perpanjangan kontrak, jadi tidak ada berita baru selain itu. Saya hanya berpikir tentang sepak bola dan agen saya Mino Raiola mengurus sisanya. ” Paul Pogba tidak dapat dipungkiri menjadi salah satu komoditi terpanas dalam dunia Sepak Bola. Mengawali karirnya di klub prancis, Roissy-en-Brie pada tahun 1999. Kemudian pada tahun 2006 dia pindah ke Torcy. Di klub ini dia hanya bertahan 1 musim. Kemudian dia digaet oleh Le havre. Di klub inilah namanya sebagai gelandang muda potensial melejit.

Banyak klub berlomba lomba untuk bisa mengamankan jasanya dan pada Akhirnya pada tahun 2009 Manchester United  dapat mengamankan jasanya. Selama di klub yang menjuarai liga inggris 20 kali tersebut, Paul Pogba ditempa menjadi pemain superstar. Dirinya di tempa di akademi milik Manchester United. Tidak perlu waktu yang lama pada dalam tempo 2 tahun, dia dipercaya naik menjadi pemain skuad utama. Namun, Paul Pogba bukan pemain yang mempunyai tingkat kesabaran yang tinggi. Dirinya memilih pindah ke Juventus setelah tidak mendapat kepastian untuk bermain secara reguler di Manchester United pada tahun 2012. Bursa Transfer Bola

Berita Bola Online Nasib Sial Juve Berlanjut

5.Nasib Sial Juve Berlanjut

Nasib Sial Juve Berlanjut

Berita Bola Online – Juventus tampaknya memang lebih pantas berkuasa di Serie A alias jago kandang. Hal ini terbukti dengan kembalinya hasil buruk atau kurang memuaskan yang diraih oleh Juventus di musim ini. Setelah ditahan imbang oleh tim semenjana FC Copenhagen, Juve kembali meraih hasil kurang maksimal ketika bermain imbang dengan Galatasaray 2-2 di kandang sendiri pada lanjutan Liga Champions Kamis dini hari tadi. Juve yang sebenarnya berada di atas angin, ternyata tidak bisa memanfaatkan situasi yang sedang tidak kondusif di Galatasaray pasca dipecatnya Fatih Terim dari kepelatihan Galatasaray tersebut.

Laga melawan Juventus menjadi laga perdana Roberto Mancini yang baru saja ditunjuk untuk menangani Galatasaray beberapa hari lalu. Dan Mancio – julukan Roberto Mancini – tampaknya cukup sukses dalam menjalankan debut pertamanya di Liga Champions usai di pecat oleh Manchester City beberapa waktu lalu. Bahkan Didier Drogba berhasil membawa Galatasaray unggul terlebih dahulu di menit ke 36. Sontak gol Drogba ini membuat para punggawa Juventus kaget. Penjagaan Bonucci yang kurang begitu baik, membuat Drogba dengan mudah menaklukkan Gianluigi Buffon yang akhirnya harus rela gawangnya dibobol.

Juve baru bisa membalas di babak kedua melalui tendangan penalti Arturo Vidal di menit ke 78. Quagliarela yang mencoba menusuk ke kotak penalti harus dihentikan bek Galatasaray. Alhasil wasit Kassai menunjuk titik putih yang dengan sukses dieksekusi oleh Vidal. Quagliarela nyaris saja menjadi pahlawan kemenangan Juve. Pasalnya golnya di menit ke 87 langsung di balas oleh gol Umut Bulut yang memanfaatkan bola sodoran dari Didier Drogba. Bulut dengan mudah menceploskan bola ke gawang Buffon.

Dengan hasil ini Juve baru mengoleksi 2 poin dari 2 kali laga. Juve berada di posisi kedua di bawah Real Madrid yang mengoleksi 6 poin dari 2 kemenangan telak yang mereka raih di Grup B Kamis dinihari tadi. Dan tentu saja peluang Juve masih terbuka lebar, namun yang membuat langkah mereka sedikit, tentu saja 2 laga berikutnya Juve dimana mereka akan menghadapi Real Madrid dalam laga kandang dan tandang. Tentunya Juve mengincar kemenangan di 2 laga melawan Madrid dan juga di sisa laga guna mengamankan tiket ke babak kedua UCL musim ini.

Penampilan Juve di Liga Champions memang belum memuaskan. Wakil-wakil Italia di laga kedua ini tidak ada yang berhasil meraih kemenangan. AC Milan hanya ditahan imbang oleh Ajax, sementara Napoli memiliki nasib lebih buruk lagi. Pasukan Rafa Benitez ini takluk di tangan Arsenal pada laga di Emirates Stadium kemarin. Sementara Juve semakin menambah penderitaan wakil Italia setelah hanya bermain imbang dengan Galatasaray. Berita Bola Online

Bola Online Allegri Ulangi Rekor Awali Musim Dengan Buruk

Allegri Ulangi Rekor Awali Musim Dengan Buruk

Allegri Ulangi Rekor Awali Musim Dengan Buruk

Bola Online – Hasil imbang dalam laga melawan Bologna semakin membuat perjalanan AC Milan di awal musim ini terlihat buruk. Tapi kalau melihat penampilan Rossoneri setiap awal musim sejak ditangani oleh Massimiliano Allegri, prestasi kurang bagus yang diraih AC Milan di awal musim ini bisa dibilang wajar. Milan memang gagal meraih kemenangan. Setelah di laga sebelumnya harus menelan kekalahan tipis 1-2 atas Napoli, AC Milan hanya bermain imbang sama kuat 3-3 saat melawan Bologna. Bahkan dalam laga ini AC Milan sempat tertinggal dengan skor 1-3 sebelum mereka mampu menyamakan kedudukan.

Dengan hasil imbang ini AC Milan cuma bisa menambah satu angka dan tetap membuat mereka menduduki urutan ke-12. AC Milan baru mampu mengumpulkan lima poin dari lima pertandingan yang sudah dijalani. AC Milan sendiri memiliki catatan buruk soal rekor gol. Gawang mereka sudah dibobol sepuluh kali oleh tim lawan. Berbanding lurus dengan catatan mereka yang juga sepuluh kali membobol gawang.

Raihan ini membuat AC Milan yang menjadi salah satu tim raksasa Italia tertinggal dari rival mereka lainnya seperti AS Roma, Napolo, Inter Milan dan Juventus yang saat ini meramaikan persaingan papan atas klasemen. Sejak ditangani oleh Massimiliano Allegri, AC Milan memang selalu memulai awal musim dengan raihan yang kurang meyakinkan. Tren negatif ini dimulai sejak musim 2010/11. Di musim pertama Allegri menangani AC Milan, mereka cuma bisa mengumpulkan sembilan poin dari lima pertandingan. Tapi diakhir kompetisi mereka bisa merebut titel scudetto.

Di musim kedua bersama Allegri, Milan juga cuma bisa meraih lima poin dari lima laga awal. Pada akhirnya AC Milan memang gagal mempertahan gelar scudetto  mereka tapi masih bisa mampu mengakhiri musim di empat besar klasemen dan memastikan lolo ke ajang Liga Champions. Pada musim ketiga atau musim lalu, kembali Milan hanya bisa mengumpulkan enam poin dari lima laga pertama Seri A. Penampilan buruk mereka terus berlanjut sampai paruh musim berakhir dan sempat membuat posisi Allegri sebagai pelatih berada di ujung tanduk.

Tapi AC Milan mampu bangkit di paruh kedua kompetisi Seri A seiring kedatangan Balotelli dari Manchester City dan menembus tiga besar di akhir musim dan membawa AC Milan lolos langsung ke fase grup Liga Champions. Mengomentari situasi timnya, Allegri mengatakan bahwa akan ada perubahan sebelum libur Natal. Untuk saat ini semuanya memang tidak berjalan sesuai rencana dan tim kehilangan banyak poin yang seharusnya bisa didapatkan dnegan mudah tapi Allegri meyakinkan bahwa Milan sedang memperbaiki performa mereka. Allegri juga menyebut timnya terlalu mudah kebobolan dengan rata-rata dua gol per pertandingan. Allegri menyebut lini pertahanan akan mendapat perbaikan utama. Bola Online