Penolakan Bundesliga Terhadap Goal Line Tech

 

Penolakan Bundesliga Terhadap Goal Line Tech

Penolakan Bundesliga Terhadap Goal Line Tech

Penolakan Bundesliga Terhadap Goal Line Tech – Teknologi GLT atau disebut Goal Line Technology sedang dikembangan di Eropa. Dan teknologi ini sendiri sudah diterapkan di ajang Piala Konfederasi dan juga Liga Inggris musim ini serta sedang dipersiapkan di ajang Piala Dunia 2014. Namun ternyata Bundesliga menolak dengan tegas teknologi tersebut. Apa alasannya ? Pimpinan Bayern, Karl Heinz Rummenigge secara tegas mengatakan bahwa Bayern mengikuti suara terbanyak ketika sebagian besar melakukan penolakan terhadap penggunaan Goal Line Technology dan akan berusaha menjadi tetap akan menggunakan aturah yang ada. Bundesliga sendiri sudah melakukan voting baik dari divisi terbawah hingga teratas bahwa mereka memang menolak teknologi tersebut.

Penolakan Bundesliga Terhadap Goal Line Tech – Rinciannya ada sekitar 9 tim dari 18 tim yang bermain di Bundesliga mengatakan tidak setuju penggunaan inovasi yang bisa dibilang memudahkan kinerja wasit tersebut. Sementara yang berada di area berlawanan adalah Bayern dan FSV Mainz 05 serta 7 tim lain yang berkeinginan melakukan penerapan teknologi tersebut dan membuat Bundesliga menjadi liga ke 2 usai English Premier League melakukan teknologi tersebut. Sementara di kompetisi 2. Bundesliga, tercatat hanya 3 tim saja yang setuju menggunakan teknologi tersebut. Ini artinya syarat 2/3 jumlah suara yang menyetujui persyaratan tersebut jelas tidak tercapai. Dan keputusan-keputusan yang dibuat di kompetisi Bundesliga sendiri sepenuhnya berasal dari wasit dan juga hakim garis yang tanpa mendapat bantuan teknologi apapun.

Penolakan Bundesliga Terhadap Goal Line Tech – Jerman sendiri sebagai negara industri yang memang cukup banyak menghasilkan teknologi baru dan juga menjadi salah satu Negara yang memiliki posisi cukup tinggi melampaui Prancis, Belandam  Swiss dan juga Inggris serta Italia, Swedia, Belgia hingga Denmark dan Austria di dalam daftar negara yang memiliki hak paten terbanyak di benua Eropa tersebut. Dan mereka sendiri akhirnya telah menolak menggunakan teknologi yang diciptakan oleh Paul Hawkins tersebut. Keputusan ini tentu saja membuka kembali kasus lama yaitu gol hantu yang dicetak oleh Stefan Kießling kala membawa Bayer Leverkusen meraih kemenangan. Bomber Jerman dan Bayer Leverkusen tersebut melakukan sundulan yang menyamping ke sisi gawang dan hanya menyentuh jaring melalui bagian samping serta akhirnya masuk melalui celah yang terjadi di jarring gawang tersebut.

Penolakan Bundesliga Terhadap Goal Line Tech – Dan bola sendiri akhirnya berada di dalam gawang hanya dalam waktu yang sangat singkat. Wasit Felix Brych yang memimpin laga tersebut kala itu, menunjuk titik tengah dan juga mengesahkan sebuah gol yang menurutnya sah. TSG Hoffenheim sendiri merasa dirampok oleh Leverkusen. Byrch sendiri mengatakan bahwa dirinya mempunyai sedikit keraguan. Namun ketika ia melihat dari reaksi para pemain tampak sudah jelas bahwa itu adalah gol. Bahkan tidak ada satu pemain pun yang akhirnya memprotes dan menentang gol tersebut. Brych sendiri merasa hal tersebut sudah benar. Kejadian tersebut memang sangat cepat.