Penjaga Gawang Timnas U19 Multifungsi

 

Penjaga Gawang Timnas U19 Multifungsi

Penjaga Gawang Timnas U19 Multifungsi

Penjaga Gawang Timnas U19 Multifungsi – Menjelang melakoni laga uji coba di Timur Tengah, tim pelatih tim nasional U-19 terus melakukan evaluasi dan perbaikan kepada seluruh punggawa termasuk para penjaga gawang. Pasalnya Indra Sjafri ingin membuat para penajga gawang juga memiliki naluri menyerang yang baik sehingga bisa ikut membangun serangan. Saat ini tim nasional U-19 memiliki tiga orang penjaga gawang dalam diri Ravi Murdianto, Mochammad Dicky Indrayana dan Awan Setho Raharjo. Indra Sjafri meminta kepada mereka untuk tidak pasif menunggu serangan di gawang mereka saja. Sejauh ini para penjaga gawang memang memiliki porsi latihan khusus dibanding dengan para pemain lainnya.

Penjaga Gawang Timnas U19 Multifungsi – Posisi mereka sebagai penjaga gawang memang mengharuskan mereka melatih kemampuan untuk menjaga gawang dibanding dengan kemampuan standar pemain lain seperti mengumpan dan membawa bola. Para penjaga gawang ini memiliki pelatih sendiri yakni Jarot Supriadi. Jarot menyebut peran seorang penjaga gawang di tim nasional U-19 lebih besar. Jarot menyebut jika peran mereka tidak hanya statis berdiri di bawah mistar gawang menunggu datangnya serangan lawan tapi juga harus mampu membaca keadaan dan membangun sebuah serangan balik. Penjaga gawang menurut Jarot harus bisa memainkan peran sebagai seorang pemain bertahan atau bek yang bisa mengirim umpan saat tim akan melakukan serangan balik cepat.

Penjaga Gawang Timnas U19 Multifungsi – Dengan adanya karakter tim nasional U-19 yang mengandalkan penguasaan bola dan agresif dalam menyerang maka para penjaga gawang ini dituntut untuk memiliki kemampuan yang multifungsi. Jarot kemudian memberikan gambaran saat tim sedang melakukan penyerangan dan para pemain bertahan ikut naik sampai ke daerah pertahana lawan maka akan ada celah diantara penjaga gawang dan para pemain bertahan yang sedang meninggalkan posisi mereka. Pada saat inilah menurut Jarot, penjaga gawang harus mampu menjalankan tugas seorang pemain bertahan dengan menutup serangan balik yang datang. Meski sudah melatih penjaga gawang tim nasional U-19 cukup lama, Jarot menyebut jika dirinya masih belum bisa menilai apakah permainan dari ketiga penjaga gawang yang dimiliki oleh timnas sudah sesuai dengan keinginan Indra Sjafri atau belum.

Penjaga Gawang Timnas U19 Multifungsi – Tapi Jarot mengaku dirinya sudah merasa puas atas penampilan para penjaga gawang yang dilatihnya dalam rangkaian Tur Nusantara beberapa waktu yang lalu.Jarot sendiri selaku pelatih penjaga gawang tim nasional U-19 Indonesia hanya berusaha untuk membrikan pengertian dan pemahaman tentang bagaimana tipikal dan karakter seorang penjaga gawang yang lebih modern kepada penjaga gawang didikannya. Jarot ingin jika pada nantinya mereka bisa menjadi penjaga gawang yang mampu mengikuti pola dan gaya bermain tim. Jarot menjadi bagian dari tim pelatih yang dimpimpin oleh Indra Sjafri dalam mempersiapkan tim untuk mengikuti ajang Piala Asia U-19 di Myanmar pada bulan Oktober 2014 mendatang.