Lucescu Yakin United Berjaya Di Liga Champions

 

Lucescu Yakin United Berjaya Di Liga Champions

Lucescu Yakin United Berjaya Di Liga Champions

Mircea Lucescu yakin Manchester United akan kembali berjaya dalam waktu dekat. Kekalahan Shakhtar Donestsk di pertandingan pamungkas Liga Champions musim ini menunjukkan bahwa karisma itu belum sepenuhnya pudar dari kubu Old Trafford. Setelah diperlihatkan dengan permainan anak-anak asuhan David Moyes, walaupun belum menunjukkan aksi impresif di atas lapangan, namun setidaknya indikasi ke arah yang lebih baik ditunjukkan saat Phil Jones mencatatkan gol semata wayang bagi rekan-rekannya, sekaligus mengubur dalam-dalam dua kekalahan beruntun di markas sendiri. Pelatih Shakhtar Donetsk itu tidak yakin kalau hasil keterpurukan di kompetisi domestik bakal berimbas pada penampilannya di kompetisi paling prestisius di benua biru seperti yang sudah mereka tunjukkan sebelumnya saat menaklukkan Bayer Leverkusen lima gol tanpa balas beberapa waktu lalu.

Skuad asuhan David Moyes berada di peringkat kesembilan pada kompetisi Liga Premier di musim ini, setelah mengantongi kekalahan beruntun dari Everton dan Newcastle United pada kurun sepekan terakhir. Kendati demikian, posisi mereka di babak  grup Liga Champions ternyata perbandingannya cukup jauh, sebagaimana mereka telah memastikan tiket ke babak 16 besar sebelumnya, dan hasil kekalahan dari kubu Manchester United sekaligus membuat tim asuhan Mircea Lucescu itu harus puas berlaga di kompetisi Liga Europa untuk musim depan, dan merelakan Bayer Leverkusen mengganti posisi mereka di urutan kedua. “Walaupun mereka tidak bermain sangat baik, namun ada perbedaan nyata yang sudah terlihat antara di kompetisi Liga Premier dan Liga Champions. Anda tentu bisa melihat hal ini,” tukas Lucescu kepada pihak media.

“Di Liga Premier, semua tim Inggris tentu tahu bagaimana mereka bermain dan tentunya ini merupakan ada suatu keunggulan dan kelemahan bila dalam suatu kompetisi panjang tidak ada yang saling mengalahkan dan mustahil mereka juga bakal berada di atas setiap saat, tetapi di Liga Champions semua jauh berbeda. “Bagi Manchester United pertandingan melawan tim kami memang wajib dan diharuskan memetik kemenangan, karena bila tidak ini merupakan catatan terburuk dalam sejarah mereka untuk mengantongi tiga kekalahan beruntun di kandang. “Terlebih setelah mengantongi kemenangan atas kami, mereka berhak keluar sebagai juara grup dan bagi kami suatu kebanggaan bisa menghadapi mereka di Old Trafford dan hanya mengantongi kekalahan tipis.

“Saya sudah menyaksikan dua kekalahan beruntun dari Everton dan Newcastle. Ketika pertama kali melawan Everton, tentu mantan pemain-pemainnya ingin menunjukkan bahwa kapasitas mereka tidak kalah sengit meski sudah ditinggalkan Moyes, namun saat melawan Newcastle saya juga tidak memahami mengapa mereka bisa kalah sampai saat itu. “Hasil pertandingan memang tergantung dari banyak faktor. Seperti contohnya, jika mereka mampu mendapatkan penalti saat melawan Newcastle, mungkin di akhir pertandingan kisahnya akan berbeda. “Semua pelatih tentu mengetahui bagaimana kapasitas pemain-pemain yang dimilikinya dan bahkan juga masing-masing individu pemain, dan pelatih juga memiliki gaya kepemimpinan yang berbeda. Beberapa pihak mungkin melakukan rotasi demi menunjang hal itu dan beberapa lainnya mungkin ingin mempertahankan komposisi pemain utama agar jauh lebih segar. “Saya yakin kemenangan Manchester United ini sangat berharga bagi David Moyes dan pemain-pemainnya, saya ucapkan selamat kepada mereka yang akan bertanding di babak 16 besar.