judi online sbobet Maxbet Casino online,Judi Poker,Agen Bola,Judi Bola,Agen Sbobet

Kesalahan Ada Di Para Pemain

 

Kesalahan Ada Di Para Pemain

Kesalahan Ada Di Para Pemain

Pemain sayap Manchester United Ashley Young menegaskan bahwa pemain-pemain wajib disalahkan. Bukan karena hasil buruk sang pelatih, namun karena perjuangan yang ditunjukkan oeh rekan-rekannya sejauh ini terlihat memang jauh dari yang diharapkan oleh pencinta Red Devils. Tim besutan David Moyes itu sedikit jauh lebih beruntung saat terhindar dari kekalahan ketiga secara beruntun di Old Trafford, yang tidak lebih dari 51 tahun terakhir, setelah mengalahkan Shakhtar Donetsk pada pertengahan pekan kemarin, yang membuat mereka menempati posisi teratas di klasemen akhir Grup A Liga Champions. Setidaknya hal itu mampu mengakhiri rekor buruk mereka dari dua pertandingan terakhir di markas sendiri, saat mengakui ketangguhan Everton dan Newcastle United, yang pada 10 November lalu belum memetik kemenangan sebelum akhirnya menekuk Shakhtar. Pada awal pekan, pelatih David Moyes mencoba untuk membela anak-anak asuhannya dan menganggap beban dan kesalahan ada di pundaknya dan bukan pemain-pemainnya, mengingat ia merupakan sosok yang paling bertanggung jawab di tim tersebut.

Namun demikian Young ternyata memiliki pemikiran yang sedikit berbeda dan ia justru menganggap rekan-rekannya secara menyeluruh juga berandil besar atas penampilan buruk dari tugas yang telah diberikan sang pelatih. Tentu saja. Kami sebagai pemain yang berada di atas lapangan, memiliki tanggung jawab yang jauh lebih besar,” tukas Ashley Young. “Semua orang di klub ini saling bersatu, termasuk pemain, staf dan juga pelatih. Kami memenanginya bersama-sama dan kalah juga secara bersama-sama.” Menghadapi anak-anak asuhan Mircea Lucescu, Shakhtar Donetsk, Young mengawali laga sejak menit-menit pertama saat terakhir kali ia tampil di ajang Piala Liga saat menaklukkan Norwich City di akhir Oktober. Bahkan kehadiran Ashley Young sempat mengundang kritikan dari pendukungnya sendiri dalam beberapa bulan belakangan dan gagal memberikan performa saat pelatih Sir Alex Ferguson mencoba mendatangkannya senilai 18 juta pound pada musim panas 2011.

 Pada usianya yang mencapai 28 tahun, seharusnya karir dan penampilannya sudah berada pada puncak performa namun sejak pindah ke Manchester United, proses perkembangannya seakan-akan tidak berkembang dan bahkan yang menjadi pusat perhatian publik adalah sikapnya yang kerap kali melakukan diving di atas lapangan hijau. Menghadapi tim asal Ukraina tersebut, Young memperoleh dua peluang matang untuk menciptakan gol, yang sudah dalam 18 bulan terakhir tidak mampu dilakukannya lagi, setelah tendangan lambungnya ke arah gawang masih melebar meski Wayne Rooney berada pada posisi yang jauh lebih terbuka untuk menjaringkan bola dan demikian pula saat ia memotong umpan yang kembali melebar dari sasaran. Pemain serba bisa, Phil Jones, mampu beroperasi dengan baik di lini tengah, dan tidak disangka-sangka justru ia yang mampu melakukannya di paruh kedua, sebagaimana laga berikutnya akan melawan mantan tim Young di akhir pekan. “Kami ingin kembali ke jalur kemenangan dan kemudian memetik kembali hasil yang baik, berkat pelatih kami bisa mewujudkannya,” tambah Young.