Kelakuan Jack Wilshere Terancam Hukuman

 

Jack Wilshere Terancam Hukuman

Kelakuan Jack Wilshere Terancam Hukuman

Kekalahan membuat Jack Wilshere sedikit frustrasi. Hal itu ditunjukkannya saat Mancheste City menggebuk Arsenal dengan skor 6-3 di Etihad, dan bahkan selepas pertandingan, ia mencoba untuk mengacungkan salah satu jarinya kepada pendukung lawan. Kamera televisi menangkap jelas perilaku sang pemain internasional Inggris yang terlihat melakukan tindakan yang tidak berkenan kepada kerumunan pendukung lawan. Badan sepakbola Inggris dapat langsung memberikan sanksi bila mereka telah menerima laporan pertandingan dari wasit Martin Atkinson dan hal ini tentu saja mengundang tekanan baru bagi The Gunners. Mengetahui adanya hal yang dapat mempengaruhi irama permainan timnya dalam waktu dekat, Wenger mencoba untuk melakukan pembelaan terhadap pemain andalannya itu.

“Saya sama sekali tidak melihat insiden itu. Saya juga tidak tahu apakah ia melakukan hal itu. Jika ia memang melakukannya dan terkena larangan bertanding, maka kami akan menerima keputusan itu,” tukas Wenger. Meski demikian Wenger mengaku tidak ada masalah besar yang terjadi antara bek Per Mertesacker dengan gelandang serang Mesut Ozil di akhir pertandingan, ketika Mertesacker terlihat mencaci maki rekan senegaranya itu karena tidak memberikan apresiasi kepada pendukungnya yang sudah mengikuti mereka di pertandingan ini. “Inilah orang Jerman, mereka langsung menyelesaikan suatu masalah diantara keduanya,” tutur Wenger. “Tidak ada permasalahan yang harus dikhawatirkan.” Meski pada skor akhir kondisi tidak menguntungkan bagi kubu The Gunners, namun Wenger menganggap kalau Manchester City bukan tim terbaik yang pernah dihadapi oleh anak-anak asuhannya sejauh ini.

“Mereka merupakan salah satu tim yang harus dikalahkan, tetapi tidak lebih dari sebuah tim yang juga kami harus hadapi saat ini,” lanjutnya. “Kami juga sudah menghadapi tim lain, yang mungkin kelasnya juga tidak jauh berbeda dengan Manchester City, dan juga beberapa tim lain. Sementara itu gelandang pengatur serangan Arsenal asal Jerman, Mesut Ozil menyampaikan permintaan maaf atas sikap buruknya yang tidak menghampiri pendukungnya selepas 90 menit, di dalam pertandingan yang juga berakhir sangat buruk bagi mereka. Pemain yang didatangkan dengan nilai rekor klub mencapai 42.5 juta pound sempat diperingatkan oleh Per Mertesacker di akhir pertandingan, dan Ozil pada pekan ini mengetahui hal yang dilakukannya itu dianggap kurang menghormati pendukungnya, ia pun mengajukan permintaan maaf melalui akun jejaring sosial pribadi.

“Saya meminta maaf karena tidak mengikuti rekan-rekan satu tim yang lain untuk memberikan apresiasi kepada anda yang sudah datang jauh-jauh untuk menyaksikan kami bermain,” tulis mantan pemain bintang Werder Bremen itu. “Anda sangat berarti besar bagi saya dan saya tahu bahwa anda telah bertandang cukup jauh dan menghabiskan uang anda untuk memberikan dukungan kepada kami. Hanya saja saya kecewa tidak dapat mempersembahkan kemenangan dan sepatutnya saya menghampiri anda semua dan berkata ‘terima kasih’ dan saya tahu ini adalah sebuah tradisi yang dipertahankan oleh Arsenal hingga saat ini, baik dalam kondisi menang atau kalah.”