Bola Online Indonesia Bertekuk Lutut Lewat Adu Penalti

 

Indonesia Bertekuk Lutut Lewat Adu Penalti

Indonesia Bertekuk Lutut Lewat Adu Penalti

Bola Online – Sangat disayangkan perjuangan Skuad Garuda Muda selama 2 babak harus berakhir dengan kenyataan pahit. Ya, Indonesia bertekuk lutut setelah Malaysia mengungguli 1 skor pada adu penalty. Walaupun sempat unggul pada babak pertama lewat gol Gatot Wahyudi, namun hal ini tidak bisa memastikan Indonesia memetik hasil manis. Sejak paruh waktu pertama dimulai Skuad Garuda Muda tampil terlihat agak canggung. Namun sebaliknya tim lawan bermain dengan tempo sedang , memainkan umpan-umpan pendek dengan tujuan penguasaan bola. Alhasil Indonesia pun kesulitan membangun serangan. Pasalnya Harimau Malaya dengan apik tampil terorganisir dengan skema 4-4-2. Namun usaha Indonesia juga cukup bagus. Barisan pertahanan Garuda Muda cukup kuat membendung upaya lawan.

Namun seluruh isi Stadion Wanatheikdi Myanmar sontak bergemuruh pada menit 28 tatkala Skuad Garuda Muda sukses menjebol gawang Harimau Malaya lewat serangan balik. Gatot Wahyudi berhasil menaklukkan Abang dengan sontekan terarah. Berawal dari Harimau Malaya yang memang memasang garis pertahanan terlalu tinggi, hingga hampir mendekati garis tengah lapangan. Hal ini dapat dijadikan peluang emas bagi Indonesia untuk mengambil alih jalannya bola. Dengan sigap Reksa Maulana yang merupakan lini tengah, memberi umpan terobosan pada rekannya Gatot Wahyudi. Alhasil sang penyerang inipun memperkasai bola dengan menceploskannya di sudut kanan bawah gawang. Skuad Garuda Muda unggul 1-0.

Pada masa injury time jala Indonesia terancam kebobolan. Tendangan jarak jauh Syazwan hampir bersarang di gawang. Beruntung, bola hanya menerpa mistar gawang. Memasuki babak kedua Skuad Garuda Muda mendapat tekanan yang cukup kuat dari lawan. Mungkin bisa jadi para pemain Malaysia ini mendapat suntikan motivasi oleh pelatihnya pada waktu turun minum. Namun dengan gagah Skuad Garuda Muda masih mampu menepis tekanan dari tim besutan Sutan Harhara. Penjaga gawang Indonesia, Pinggih, dengan sigap menutup ruang tembaknya tatkala Muhammad Najmudin berhasil meloloskan diri dari jebakan offside. Usaha Pinggih ini patut diacungi jempol.

Pada menit 88 Indonesia nyaris menambah keunggulan lewat serangan balik sayap kanan. Bola liar kemudian diarahkan kepada Gatot, yang saat itu tengah berada di kotak penalty. Namun sayang, kali ini usaha Skuad Garuda Muda tidak membuahkan hasil. Bola tendangan Gatot terlalu lemah bagi kiper lawan. Memasuki menit 90 Indonesia hampir berhasil mencetak tambahan gol lewat Reksa Maulana. Ia dengan lihai melepaskan tendangan dari tengah daerah lawan. Sontak kipper lawan merasa was-was sebab dirinya tengah berada pada posisi yang terlalu maju. Beruntung bagi Malaysia, tendangan Reksa terlau melebar sehingga tidak bisa bersarang di jaring Harimau Malaya.

Sepertinya keberuntungan Indonesia terhenti pada masa injury time. Sudah jatuh tertimpa tangga, keunggulan yang ada di depan mata sirna begitu saja akibat pelanggaran yang terjadi di kotak penalty. Penendang Malasyia berhasil mengeksekusi dengan baik dan menyamakan kedudukannya. Pertandingan dilanjutkan dengan adu penalty. Pada detik-detik inilah ketentuan siapa yang akan menjadi jawara. Apesnya lagi, Indonesia mau tak mau harus bertekuk lutut pada adu penalti dengan skor 2-3. Padahal dua pemain Malaysia telah dua kali gagal pada adu penalty, dan sempat membuat Skuad Garuda Muda unggul 2-0. Bola Online