judi online sbobet Maxbet Casino online,Judi Poker,Agen Bola,Judi Bola,Agen Sbobet

Berita Piala Dunia Albania Bertekad Bajak Januzaj

 

Adnan Januzaj

Albania Bertekad Bajak Januzaj

Berita Piala Dunia – Tim nasional Albania bertekad untuk mendapatkan hak sepenuhnya dari Adnan Januzaj. Saat ini penyerang sayap Manchester United belum memutuskan untuk memeluk kewarganegaraan, meski ia merupakan keturunan Belgia. Albania menyambut gembira bila bintang masa depan Manchester United itu memutuskan untuk berlabuh dengan mereka, walau sejauh ini keputusan negara mana yang akan menjadi pilihan dalam karir internasional diserahkan kepada ayah kandungnya. Sebelumnya tidak ada yang tahu siapa itu Adnan Januzaj. Walau ia hanya seorang pemain Manchester United namun gaungnya baru terdengar setelah ia menyelamatkan Red Devils dengan torehan dua gol saat mengembalikan keadaan atas Sunderland pada awal Oktober.

Dan hal tersebut langsung membuat sejumlah negara bertekad untuk menjadi pilihan dalam karir internasional. Setidaknya ada lima negara yang bisa menjadi pilihan sang pemain, diantaranya Belgia, Serbia, Kroasia, Kosovo, Turki dan Albania. Meski Inggris digadang-gadang bisa memperoleh haknya bila Adnan Januzaj telah tinggal di Inggris selama lima tahun. Walau demikian pemain berusia 18 tahun itu sejauh ini belum memikirkan terlalu jauh untuk membela tim senior di negara mana, walau hal ini tidak menghentikan langkah Asosiasi Sepakbola Albania untuk membujuknya agar berkesempatan memiliki salah satu bintang masa depan.

“Kami siap menerima apa saja hanya untuk mendapatkan seorang anak yang memiliki bakat sepakbola luar biasa, dan talenta Januzaj akan sangat dibutuhkan oleh tim nasional kami, karena itu ia dapat mewujudkan ambisi yang dimilikinya bagi masa depan sepakbola Albania,” ungkap seorang juru bicara federasi sepakbola Albania. “Seperti yang sudah kami lakukan dengan pemain lain untuk membela tim nasional, kami akan melanjutkan pekerjaan ini tanpa ragu-ragu atau pengaruh apa pun pada kami, untuk memiliki Adnan Januzaj dengan mengenakan kostum hitam dan merah, sehingga ia dapat menghormati dirinya sendiri, keluarga dan bendera yang diusung olehnya nanti.” Belgia menyia-nyiakan kesempatan emas untuk mendapatkan ‘anak ajaib’ setelah sang ayah menolak untuk melangkah lebih jauh dengan negara kelahiran putranya tersebut.

Berawal dari penuturan pelatih Belgia, Marc Wilmots, yang terlihat sengaja untuk memanaskan situasi. Meski demikian hal ini tidak dapat sepenuhnya disalahkan kepada Wilmots, meski sang ayah menganggap dirinya telah melakukan penghinaan secara tidak langsung kepada Januzaj. Sang ayah menginginkan anaknya untuk berkiprah membela Albania dan hal ini menguntungkan mereka, walaupun tim nasional Inggris melalui pelatihnya, Roy Hodgson, juga memiliki tekad dan ambisi untuk melanjutkan pemantauannya kepada Januzaj. “Tidak dapat disembunyikan lagi bahwa kemampuan yang dimiliki olehnya benar-benar menunjukkan seorang pemain yang memiliki masa depan cukup cerah dan kami berniat untuk tetap melanjutkan pusat perhatian kepadanya,” ungkap Roy Hodgson pada Oktober. “Ya (dia dapat bermain untuk Inggris) ke depannya nanti jika ia menjadi naturalisasi atau jika sebagai pemain yang dibesarkan dalam sebuah produk lokal.” Berita Piala Dunia