Berita Bola Online Toure Geram Dengan CSKA

 

Yaya Toure

Toure Geram Dengan CSKA

Berita Bola Online – Gelandang Manchester City Yaya Toure mengaku naik pitam setelah mendengar sanggahan dari CSKA Moskow. Kekesalan sang pemain sangat memuncak setelah di pertandingan yang mempertemukan antar kedua tim pada tengah pekan lalu di arena Liga Champions Yaya Toure mengakhiri pertandingan dengan perasaan terluka. Oleh sebab itu bukan kepalang kesal Yaya Toure mengecam klaim yang dikatakan kubu pengurus klub CSKA Moskow bahwa mereka tidak dapat menanggapi dengan baik apa yang diinginkan oleh Toure mengingat pihaknya tidak mendengar sama sekali nyanyian seperti yang dituduhkan mantan punggawa Barcelona. Dalam sebuah wawancaranya dengan BBC Afrique, salah satu bagian dalam Layanan Global, Toure juga mengatakan bahwa ia merasa malu “masih membicarakan hal tersebut” yaitu berbicara mengenai rasisme.

Pada Rabu lalu Toure meminta UEFA untuk mengambil sikap tegas setelah ia mengatakan hal tersebut kepada wasit Ovidu Hategan, yang diyakini kalau dirinya menjadi salah satu sasaran tembak dari aksi rasis yang dilakukan pendukung CSKA Moskow yang mewarnai kemenangan timnya atas tuan rumah dengan skor 2-1 di Arena Khimki. Dan kini Toure ingin mengambil kesempatan itu untuk menunjukkan rasa kegeramannya terhadap CSKA setelah mengaku bahwa mereka sama sekali tidak bersalah. “Saya tidak tuli,” kecam Toure. “Kami semua manusia. Ini bukan perasaan yang nyaman untuk pergi dan memainkan sebuah pertandingan sepakbola, untuk membawa kesukacitaan kepada orang-orang dan mereka menyebut monyet atau mendengar suara-suara monyet.

“Saya tidak terlihat seperti monyet. Semua orang harusnya bisa melihat hal tersebut. “Doumbia adalah adik yang saya kagumi. Seseorang yang saya kenal dalam waktu yang lama – kami datang dari negara yang sama. “Saya tidak ingin mengatakan hal ini hanya untuk memberikannya sebuah tekanan namun anda dapat melihat adanya sebuah manipulasi di sekitar ini. “Tentu sangat menyedihkan dan sangat sedih melihat hal seperti itu dapat terulang kembali. Saya malu masih saja kami berbicara tentang subyek ini di kala gencar-gencarnya UEFA mengkampanyekan stop pada rasis.” Bilamana CSKA Moskow dinyatakan bersalah maka konsekuensi yang harus diterima mereka sangat besar akibatnya.

Mereka kemungkinan harus bermain setidaknya satu – dan mungkin lebih – pertandingan dalam kondisi stadion tertutup untuk publik, dan tentunya selain denda yang berpotensi sangat besar. Ada juga hal ini mengindikasikan akan terjadi pemboikotan bagi Rusia, dengan pemain asal Pantai Gading tersebut, Yaya Toure, memberi peringatan bahwa pemain kulit hitam dapat mempertimbangkan untuk melakukan aksi tersebut pada Piala Dunia 2018 di Rusia, kecuali masalah ini dapat ditangani dengan benar. Kendati demikian, ia berupaya untuk menepis komentar tersebut, dengan menambahkan: “Kami semua mengetahui bahwa ada taruhan yang sangat besar bagi negara (Rusia) untuk mengggelar perhelatan Piala Dunia. “Tapi mari kita serahkan kepada FIFA dan UEFA untuk melakukan pekerjaan mereka. UEFA telah memutuskan untuk menerapkan peraturan – itu semua yang kami inginkan. “Banyak hal mengatakan mengenai rasis. Jika hari ini sebuah organisasi dan pendukung menyimpang dari jalan yang telah ditetapkan atau setidaknya tergelincir, tujuannya adalah untuk meluruskan permasalahan ini kembali.” Berita Bola Online