Preview Pertandingan Juventus Melawan FC Kopenhagen

Preview Pertandingan Juventus Melawan FC Kopenhagen

Preview Pertandingan Juventus Melawan FC Kopenhagen

Klub Juventus pada kamis dini hari WIB akan menjamu FC Kopenhagen di Juventus Stadium. Pada laga penyisihan Grup B Liga Champions 2013/14 ini, Juventus berharap untuk mendapatkan poin lebih. Hal ini dikarenakan dua bulan lalu, Juventus hanya mampu meraih satu poin ketika bertandang ke Parken Kopenhagen Denmark. Pertandingan tersebut juga terkait dengan duel penyisihan grup B, dengan hasil imbang 1-1. Pengamat dalam dunia sepak bola melalui situs SB Nation, menilai bahwa pelatih Juventus yakni Juve Antonio Conte terlalu meremehkan Kopenhagen. Sehingga mereka lebih memilih untuk menempatkan pemain kelas duanya di starting awal. Kwadwo Asamoah, Mirko Vucinic dan Andrea Barzagli digantikan oleh Federico Peluso, Fabio Quagliarella dan Angelo Ogbonna. Perubahan posisi ini justru merugikan klub si nyonya tua ini.

Strategi yang dilakukan Juve pun tidak berjalan sesuai dengan harapan.  Teves telah gagal dalam memanfaatkan peluang melalui tendangan bebas di menit kelima. Setelah itu, Juve mendapat serangan yang lebih besar lagi dari klub Denmark. Dan akhirnya, pada menit ke-14 Jorgensen dapat melewati pemain Giorgio Chiellini dan mampu menembus gawang dari Gianlugi Buffon. Pada paruh kedua permainan, Teves yang tampil lebih gesit telah beberapa kali menyerang dan memperoleh peluang yang gagal dimanfaatkan kembali. Permainan yang luar biasa juga ditunjukkan oleh kiper Willand. Kiper Kopenhagen yang kini berusia…tersebut berhasil mengamankan mistar gawang Denmark dari serangan lawan yang terus menerus, meskipun pada akhirnya gawang ditembus oleh Quagliarella pada menit ke-54.

Kedua tim tampaknya tidak puas dengan hasil imbang yang diperoleh, sehingga mereka mengubah strategi dengan cara mengganti pemain mereka. Namun hal tersebut tidak berjalan secara efektif, karena pada akhirnya kedudukan tidak berubah hingga pertandingan usai. Pada klasemen Grup B, Real Madrid berada di posisi teratas dengan perolehan 10 poin, disusul oleh Galatasaray dan Copenhagen dengan 4 poin dan Juventus memperoleh 3 poin. Sedangkan pada Serie A Italia, Juventus sanggup menggeser posisi Roma pada klasemen sementara. Perolehan untuk saat ini Juventus telah mengumpulkan 34 poin, sementara dilanjutkan oleh Roma dengan 32 poin, Napoli 28 poin, Inter Milan dan Fiorentina yang meraih poin masing-masing 25 dan 24 poin.

Giorgio Chiellini, bek tengah Juventus mengharapkan klubnya dapat mengalahkan Livorno. Hal ini terbukti dengan kemenangan klub si Nyonya Tua yang berhasil memenangkan pertandingan dengan perolehan skor 0-2 saat bertandang ke markas Livorno. Kini, Juventus juga harus mempersiapkan diri mereka dalam menghadapi Kopenhagen supaya lolos ke babak selanjutnya Liga Champions. Sementara lawan mereka FC Copenhagen berada di posisi ketiga dengan pengumpulan poin sebanyak 21 poin yang terpaut sembilan poin dari FC Midtjylland, pimpinan sementara Superliga Denmark. Juventus telah meraih kemenangan sebanyak empat kali dan imbang satu kali, sedangkan Kopenhagen juga telah mengalami 3 kali menang dan dua kali seri.

Okto Percaya Rencana Tuhan Lebih Indah

Okto Percaya Rencana Tuhan Lebih Indah

Okto Percaya Rencana Tuhan Lebih Indah

Gelandang serang Okto Maniani yang mana ternyata tak mempermasalahkan akan pencoretan dirinya dari sebuah tim nasional dari Indonesia U-23. Okto mengaku bahwa hal ini justru membuatnya menyebut sebagai hal yang nantinya akan mendatangkan sebuah efek yang sangat positif bagi Timnas Indonesia U-23 dan juga dirinya nantinya. Ia percaya bahwa Tuhan memiliki rencana yang lebih indah dibalik semua ini. Semua yang telah terpilih memang pantas berada dalam tim ini nantinya. Okto yang kala itu mengaku tidak begitu senang dengan adanya dirinya berada dalam peforma yang sangat baik. Pemain yang berasal dari Papua ini mengaku bahwa ia saat ini belum pulih benar dari cedera yang ia alami, ia mengalami cedera pada engkel yang mana kala ia membela Barito Putera pada saat kompetisi Indonesia Super League pada saat musim yang lalu.

Kala itu Okto memaksakan diri untuk dapat memenuhi adanya panggilan dari Garuda Muda yang mana demi menjalani sebuah pemusatan yang menjadi jadwal tetap bagi timnas Garuda. Ia mengaku bahwa ini adalah panggilan yang sangat mulia dari Timnas sehingga ia harus datang meskipun mengalami sebuah cedera pada engkel yang mana masih sering kambuh. Ini dianggapnya sebagai salah satu kesempatan untuk nantinya dapat memulihkan adanya sebuah kondisi fisik yang mana agar dapat kembali pulih dan bugar kembali. Karena tidak berada dalam peforma yang baik, saat ini seringkali gagal dalam memberikan sebuah kontribusi yang sangat baik dan juga menawan bagi sejumlah uji coba yang ia lakukan. Okto yang mana pernah menyumbangkan gol dalam pertandingan yang dilakukanya bersama dengan Timnas Indonesia U-23 tentu saja dapat menjuarai sebuah turnamen MNC Cup yang dilakukanya di Jakarta pada akhir pekan yang lalu.

Ia saat itu kalah bersaing bersama dengan gelandang-gelandang muda yang lainya dalam Timnas U-23. Okto saat ini mengaku berbesar hati karena tak dapat ikut menyumbangkan kemampuanya dalam Timnas saat melenggang ke Myanmar pada bulan depan nantinya. Sebenarnya keinginan untuk dapat memperkuat Timnas masih dapat tergambar jelas dalam benaknya, namun ia yakin Tuhan punya rencana yang jauh lebih baik lagi daripada yang sebelumnya nantinya. Ia mengaku sangat berbesar hati akan adanya keputusan ini, ia mengaku bahwa masih banyak kekurangan yang harus ia benahi lagi. Dia juga berdoa agar para pemain Timnas nantinya akan dapat menjuarai SEA Games di Myanmar. Okto merupakan salah satu dari jumlah enam pemain yang saat ini yang tersisih dari Timnas Garuda. Lima pemain yang lainya adalah Shahar Ginanjar, Shakir Sulaiman, Fandri Imbri, Sunarto dan juga Aldaier Makatindu.

Agen Bola Ronaldo Berharap Menggantung Sepatu di Madrid

Agen Bola Ronaldo Berharap Menggantung Sepatu di Madrid

Agen Bola Ronaldo Berharap Menggantung Sepatu di Madrid

Agen Bola Ronaldo Berharap Menggantung Sepatu di Madrid – Sepuluh tahun lalu mungkin sudah ada yang menyangka bahwa Real Madrid akan mendapatkan salah satu pemain terbaik di dunia di masanya. Real Madrid sebagai salah satu klub terbaik di dunia bahkan mungkin secara sejarah adalah klub terbaik di Eropa dengan gondolan total sembilan Piala Champions sudah tersimpan di lemari trofi Madrid. Tidak heran jika kemudian Madrid adalah tempat impian para pemain sepak bola. Tidak terkecuali Ronaldo yang akhirnya hengkang dari Manchester United usai membawa Setan Merah mendapatkan si Kuping Lebar pada tahun 2008. Ronaldo diharapkan Madrid menjadi pembuka jalan untuk meraih La Decima, gelar kesepuluh Madrid di ajang Liga Champions Eropa.

Beberapa hari terakhir ini beredar rumor bahwa penyerang Portugal, yang baru saja menginspirasi kemenangan Portugal atas Swedia dan membawa Portugal ke Piala Dunia tahun depan, tersebut akan kembali ke klub lamanya Manchester United. Rumor ini beredar karena pernyataan Manajer The Red Devils, David Moyes, yang mengatakan bahwa dia akan sangat senang jika dapat melatih pemain berusia 28 tahun itu. Pernyataan yang kemudian diinterpretasikan oleh media sebagai sinyal bahwa Ronaldo akan bermain kembali di Inggris. Media kemudian mengasosiasikan dengan sinyal-sinyal lain bahwa sebenarnya sejak musim lalu, Ronaldo ingin pindah keluar dari Real Madrid namun karena Jose Mourinho mendekatinya secara personal sebagai sesama Portugal, Ronaldo tetap bertahan di Madrid sampai 2018.

Ronaldo langsung membantah secara terang-terangan dan tegas isu tersebut. Dia mengatakan bahwa dia bahkan bisa lebih bahagia lagi di Madrid dan akan menghabiskan waktunya di klub asal ibu kota Spanyol tersebut. CR7 menyatakan kalau dia tidak mempunyai niatan ataupun intensi untuk meninggalkan Real Madrid. Dia mengakui bahwa beberapa tekanan ada tentu saja di klub sebesar Madrid. Tapi dia tidak pernah menyesali pilihannya pindah ke Madrid. Bahkan dia berjanji tahun ini akan mempersembahkan la decima untuk warga Madrid para pendukung Real Madrid. Karena dia juga mengakui kalau untuk mengejar Barcelona agak sulit walau kompetisi masih panjang.

“Saat ini saya akan pindah? Pernyataan yang  sungguh lucu karena pada kenyataannya saya sangat kerasan di Madrid dan bahkan bisa lebih bahagia lagi di sini. Saya bahkan berencana untuk melihat akhir karir sepak bola saya di Santiago Bernabeu. Itu akan menjadi kenangan tak terlupakan bagi saya untuk melihat karir sepak bola saya habis di klub sebesar Real Madrid. Saya berjanji akan mempersembahkan gelar juara Liga Champions Eropa musim ini. Karena saya pikir untuk menjuarai Liga Spanyol akan sulit karena Barcelona selalu bermain konsisten dan tidak pernah kehilangan angka. Yah, walaupun begitu akhir musim masih lama.” Ucap Ronaldo kepada salah satu majalah olahraga internasional Cope. Agen Bola Ronaldo Berharap Menggantung Sepatu di Madrid