Preview Bayern Munchen vs Eintracht Braunschweig

Preview Bayern Munchen vs Eintracht Braunschweig

Preview Bayern Munchen vs Eintracht Braunschweig

Juara bertahan Bundesliga, Bayern Munich, akan kembali berusaha untuk meraih kemenangan dalam rangka mempertahankan posisi mereka di puncak klasemen saat ini. Tim akan mendapat lawan yang tidak terlalu berat musim ini. Arjen Robben dkk hanya ditugaskan untuk bermain dengan Eintrach Braunschweig. Laga ini akan jadi timpang untuk kedua tim karena bagaikan bumi dan langit, jika dilihat dari daftar klasemen yang ada. Kubu tuan rumah hingga saat ini sudah menang sebanyak lima kali beruntun di kompetisi domestik. Termasuk di antaranya ketika mereka mengalahkan Borussia Dortmund di kandang lawan dengan skor telak 3-0. Braunschweig sendiri tidak bermain terlalu buruk di musim ini. Tim tidak akan ngotot untuk mencuri kemenangan karena posisi mereka di tengah klasemen saat ini tergolong aman. Namun meski akan bermain tanpa beban, mereka juga tidak akan bisa berharap bisa mencuri satu poin dari laga ini.

Bastian Schweinsteiger dan Franck Ribery masih tidak akan bisa bermain untuk Bayern di laga ini. Namun untungnya pelatih Josep Guardiola kembali bisa menurunkan Mario Gotze, yang terus mencetak gol di dua laga terakhir yang ia ikuti. Gotze memecah kebuntuan di partai Der Klassiker melawan Dortmund. Selanjutnya, saat tim bermain di Moscow untuk meladeni CSKA, ia juga ikut menyumbang gol. Permainan dan insting tajamnya tentu akan jadi ancaman yang perlu untuk diwaspadai oleh lawan. Sementara itu di kubu tim tamu, mereka tidak akan diperkuat oleh Dennis Krupke, yang hingga saat ini masih mengalami cedera. Oleh karena itu kemungkinan besar pelatih akan menurunkan Dominick Kumbela di lini depan.

Bayern Munich tidak pernah kalah ketika bermain di kandang musim ini. Hebatnya lagi, mereka juga selalu menang di lima laga terakhir yang dimainkan di Allianz Arena, termasuk di antaranya ketika menghancurkan Viktoria Plzen dengan skor 5-0 pada bulan November lalu. Hal yang berbeda ditunjukkan oleh Eintracht Braunscwheig. Lima laga tandang terakhir yang mereka jalani tidak pernah hanya pernah menghasilkan satu kemenangan. Tiga angka itu mereka raih di kandang Wolfsburg pada tanggal 5 November, saat itu tim menang dengan skor telak 2-0. Sesudah itu, nampaknya tim kembali loyo ketika bermain di luar stadion mereka sendiri. Ditumbangkan Mainz 2-0, performa tim agak sedikit meningkat kala bertandang ke markas Hannover, di laga yang berakhir dengan skor 0-0.

Braunschweig sendiri mengalami kekalahan di laga terakhir mereka di Bundesliga. Tim ditundukkan dengan skor 1-0 oleh Freiburg. Namun bukan berarti mereka lupa caranya untuk menang. Dua pekan sebelumnya, mereka mampu mengalahkan tim kuat Bayer Leverkusen di kandang sendiri dengan skor 1-0. Kala itu gol tunggal dicetak oleh Kumbela di menit ke -81. Pemain yang berasal dari Kongo itu sejauh ini sudah bermain 11 kali untuk tim dan mencetak tak kurang dari 2 gol.

Prediksi Skor Bayern Munchen vs Eintracht Braunschweig

Bayern Munchen vs Eintracht Braunschweig 4 – 1 (60%)

Bayern Munchen vs Eintracht Braunschweig 2 – 2 (25%)

Bayern Munchen vs Eintracht Braunschweig 1 – 2 (15%)

Fulham Sedang Memonitor Pemain Sunderland

Fulham Sedang Memonitor Pemain Sunderland

Fulham Sedang Memonitor Pemain Sunderland

Klub yang terancam degradasi, Fulham, dikabarkan sedang memonitor situasi pemain Sunderland, Phil Bardsley. Klub berjuluk Cottagers itu diberitakan sangat tertarik untuk mendapatkan pemain tersebut. Fulham siap untuk mempersiapkan tawran yang menggiurkan untuk bisa membawa mantan pemain Man United dari Stadium Of Light ( kandang Sunderland) pada bulan Januari, saat Bursa Transfer pemain yang kedua dibuka kembali. Phil Bardsley mengalami pasang surut dalam sepanjang karirnya di Sunderland. Saat Sunderland di latih oleh manajer Kontroversial, Paolo Di Canio, ia terdepak dari tim utama. Manajer asal Italia itu tidak suka dengan tingkah laku Phil bardsley.  Manajer yang juga mantan pemain West Ham itu pun berkeinganan untuk menjual pemain tersebut. namun nahas, Phil Bardsley kemudian patah tulang kaki.

Cedera parah tersebut ternyata merupakn berkah yang tersembunyi bagi Phil Bardley. Disaat dia sedang berusaha untuk menyebuhkan cedera tersebut, Paolo Di Canio di pecat oleh petinggi Sunderland karena tidak mampu mengangkat kualitas tim secara keseluhan. Sunderland banyak mengalami kekalahan dan berbuntut kepada posisi mereka di papan bawah Liga Inggris. Setelah melalui proses panjang, Petinggi Sunderland akhirnya memutuskan untuk merekrut manajer asing lagi setelah menugaskan Kevin Ball yang merupakan pelatih tim cadangan untuk memanajeri skuad utama Sunderland. Sunderland merekrut Mantan pemain Chelsea dan manajer Brighton, Gus Poyet. Ditangan manajer asal Uruguay inilah, Phil Bardsley menemukan tajinya kembali. Pria asal Skotlandia ini bahkan langsung menjadi salah satu pemain kunci dalam racikan Gus Poyet.

Beberapa minggu lalu, Sunderland merasakan daya magis dari tangan Gus Poyet. Meskipun berstatus Underdog saat menghadapi Man City, Sunderland mampu menjungkalkan semua prediksi prediksi negarif yang diarahkan kepada mereka. Sunderland memenangkan pertandingan itu setelah Phil Bardsley menciptakan satu satunya gol saat melawan tim yang di besut oleh Manajer asal Chile, Manuel Pellegrini. Setelah kemenangan dramatis itu, Phil Bardley mengungkapkan bahwa ia ingin tinggal lebih lama lagi di Sunderland. Penampilan gemilang Phil Bardsley inilah yang membuat pihak Fulham tertarik. Asisten Manajer Martin Jol di Fulham, Rene Meulensteen lah yang mengatakan bahwa ia tertarik untuk bekerja sama lagi dengan Phil Bardsley. Rene Meulensteen merupakan pengagum kualitas defensive Phil bardsley. Mereka pernah bekerja sama saat masih bersama sama di Man United.

Phil Bardsley sendiri merupakan produk akademi Manchester United. Dia pernah diturunkan oleh manajer Man United ketika itu, Sir Alex Ferguson pada pertandingan pertandingan LIga Inggris dan liga Champions. Phil Bardsley kemudian pindah ke Sunderland pada bulan Januari 2008 ketika bursa transfer kedua di buka. Phil Bardsley kini telah membuat lebih dari 150 pertandingan . Fulham dan Sunderland sendiri saat ini berada di Zona Degradasi liga Inggris.

Chelsea Dibungkam Basel Di St. Jakob Park

Chelsea Dibungkam Basel Di St. Jakob Park

Chelsea Dibungkam Basel Di St. Jakob Park

Saat bertandang ke St. Jakob Park Kamis dini hari WIB (27/11/2013), Chelsea hanya membutuhkan hasil seri untuk mengamankan diri lolos ke putaran 16 besar Liga Champions. Sedangkan di pihak Basel harus bisa berhasil memenangkan pertandingan untuk menjaga laju mereka menuju ke babak 16 besar. Namun hasil yang didapat justru Chelsea berhasil dikalahkan oleh Basel 0-1. Satu satunya gol dalam pertandingan tersebut adalah gol yang dicetak oleh Mohamed Salah. Chelsea dipastikan lolos ke babak 16 besar Liga Champions. Meski kalah dari Basel, saat ini Chelsea masih berada di peringkat pertama klasemen sementara gup E dengan nilai 9 poin dari lima pertandingan. Sedangkan Basel menduduki posisi kedua dengan delapan poin dan di posisi ketiga ada Schalke dengan tujuh poin.

Meski hanya memiliki selisih nilai satu poin dengan Basel, apapun hasil pertandingan antara Basel dan Schalke di matcday VI nanti, Chelsea akan berada di peringkat pertama atau paling tidak berada di peringkat kedua. Hal itu berarti posisi nya masih tetap aman. Chelsea terbantu dengan hasil imbang 0-0 antara Steaua Bucharest dan Schalke 04. Jose Mourinho menyatakan bahwa tim besutannya itu tampil dengan performa yang buruk ketika dikalahkan Basel. Setelah dikalahkah pada pertemuan sebelumnya di Stamford Bridge dengan skor 1-2, mereka kembali ditumbangkan oleh Basel di St. Jakob Park dengan skor 0-1. Menurut Mourinho, anak asuhnya itu memulai dengan kesalahan pada lini pertahanan saat babak pertama. Tim besutannya itu mulai memiliki sedikit stabilitas dan kontrol saat memasuki babak kedua.

Menurutnya hal ini disebabkan faktor kelelahan yang dialami para pemain setelah jeda international dan laga krusial saat melawan West Ham. Dalam pertandingan tersebut Jose Mourinho mencoba menguji ketajaman duo Samuel Eto’o dan Willian di lini depan, sedangkan Basel memasang Marco Streller dan di kawal oleh dua pemain sayap Mohamed Salah dan Valentin Stocker. Saat menghadapi Basel memang tak banyak yang bisa dilakukan Chelsea. Sepanjang 90 menit pertandingan, mereka hanya melakukan percobaan sebanyak 2 kali dan tidak ada yang tepat sasaran. Sedangkan Basel telah melepaskan 15 kali tembakan dengan tujuh tembakan tepat sasaran.

Dalam 15 menit pertama, Basel mendapatkan enam kali tendangan sudut. Jose Mourinho menurunkan Fernando Torres untuk menggantikan Samuel Eto’o yang mengalami cedera. Namun keputusan tersebut tak bisa menolong keadaan. Kemudian Oscar ditarik dari lapangan dan digantikan oleh Eden Hazard untuk memperbaiki keadaan. Namun justru Basel yang berhasil memecah kebuntuan di menit menit akhir. Berawal dari umpan kiper Yann Sommer kepada Fabian Schar, bola panjang nya diterima oleh Mohamed Salah dan pemain Basel itu berhasil menjebol gawang Chelsea.