Paulinho Antara Tottenham dan Madrid

Paulinho-Corinthians

Paulinho Antara Tottenham dan Madrid

Bursa Taruhan Piala Dunia – Paulinho yang menjadi bintang pada pertandingan melawan Uruguay di Piala Konfederasi setelah gol yang dibuatnya pada menit akhir pertandingan mampu membawa Brasil menuju ke final Piala Konfederasi. Sundulan Paulinho masuk ke gawang Uruguay setelah menerima umpan sepak pojok dari Neymar. Permainan atraktif yang diperlihatkan bersama timnas Brasil selama Piala Konfederasi berlangsung membuat dirinya diperebutkan oleh klub-klub besar Eropa.

Berita yang sedang kencang berhembus adalah pinangan dari klub raksasa Spanyol Real Madrid yang dikabarkan telah dekat dengan kepindahan Paulinho tetapi Paulinho membantah berita tersebut dan berita tersebut juga dibantah oleh Presiden klub Corinthians yang mengatakan bahwa pemain kebangsaan Brasil yang berusia 24 tahun telah mendekati kata sepakat untuk keluar dari klub dengan hanya Tottenham Hotspurs sebagai satu-satunya klub yang telah membuat proposal untuk mendapatkan tanda tangan pemain bintang Brasil tersebut. Pemain 24 tahun yang menciptakan gol kemenangan bagi timnas Brasil tersebut telah siap untuk bergabung dengan Tottenham Hotspurs dengan nilai klausul sebesar 17 juta Pounds setelah turnamen Piala Konfederasi berakhir. Tetapi laporan yang beredar bahwa Real Madrid tidak akan menyerah untuk mendapatkan pemain tengah andalan Brasil tersebut namun berita tersebut belum terdengar ke telinga Paulinho karena selama ini hanya klub London Utara yang telah berbicara kepada dirinya.

“Belum ada yang menjadi kenyataan mengenai Real Madrid, satu-satunya proposal yang datang untuk diriku datangnya hanya dari Tottenham Hotspurs” kata Paulinho kepada wartawan yang mewawancarainya setelah pertandingan semi final melawan Uruguay kemarin “saya telah berbicara kepada pihak Tottenham dan saya akan mempertimbangkannya setelah Piala Konfederasi berakhir” tambah Paulinho. Klub Brasil Corinthians telah siap kehilangan salah satu pemain andalannya dan siap untuk melanjutkan rencana selanjutnya tanpa seorang Paulinho. “Dengan kepindahan seorang Paulinho maka Corinthians banyak mendapatkan kecaman dari pendukung Karena menjual pemain kunci dari tim tetapi kami akan memberikan segalanya untuk dapat membuat seorang pemain bintang kami bertahan tetapi jika ada penawaran yang bagus datang kami akan mengevaluasinya dan kami menghargai setiap gol serta inspirasi dari kehidupan pemain kami” kata Presiden Mario Gobbi Filho. Seorang Paulinho memang layak untuk diperebutkan karena dirinya dapat bermain menyerang dan bertahan dengan sama baiknya, kadang seorang Paulinho sangat disiplin dibagian belakang tetapi akan membantu serangan dengan waktu yang tepat tanpa membuat pertahanan tim menjadi berantakan,

Uruguay Kesulitan Maksimalkan Potensi Forlan-Suarez-Cavani

caVAni suarez forlan

Uruguay Kesulitan Maksimalkan Potensi Forlan-Suarez-Cavani

Bursa Taruhan Piala Dunia – Meneruskan tren positif yang mereka buat saat mencapai semifinal Piala Dunia 2010, kemenangan melawan Paraguay dengan skor 3-0 dalam Copa America di tahun yang sama, menahbiskan posisi Uruguay sebagai tim yang patut dihormati di Amerika Latin, tapi mereka yang sekadar menonton skor akhir pertandingan yang melibatkan Uruguay akan menyadari satu hal yang tak wajar di skuad arahan Oscar Tabarez.

Uruguay memenangi Copa dengan gaya, mereka berhasil melakukan counter attack saat Paraguay berusaha keras mencetak gol. Pemain pengganti Edinson Cavani menyambut umpan silang sempurna dari luis Suarez. Kemudian penyerang Liverpool menyundul umpan dari Diego Forlan yang beroperasi agak ke belakang untuk menyempurnakan kemangan Uruguay.

Forlan, Suarez, dan Cavani adalah trip penyerang maut, hanya beberapa negara yang memiliki kualitas serangan setara dengan mereka – tapi gol dari skema serangan balik di Copa menunjukkan link up yang menarik antara mereka bertiga yang jarang ditunjukkan – Tabarez sampai sekarang susah payah menemukan cara untuk membuat tiga pemain itu dapat bermain bersama dengan baik.

Tabarez memakai formasi dasar 4411 dengan Forlan dan Suarez di lini depan. Forlan yang sekarang kecepatannya menurun bermain lebih kedalam, menjadi penghubung antara gelandang dan serangan sementara Suarez bekerja untuk membongkar pertahanan lawan, membuat pergerakan tanpa bola untuk membingungkan defender lawan, dan bisa mencari celah untuk umpan terobosan.

Saat Brendan Rodgers bereksperimen menempatkan Suarez di posisi lebih ke dalam, dia tampil sangat baik ketika menjadi ujung tombak serangan Uruguay – yang membuat Tabarez merasa mustahil melibatkan Cavani dalam serangan Uruguay. Selama dua tahun, Tabarez berhadapan dengan situasi sulit, Cavani dan Suarez yang memiliki rekor gol menakjubkan di klubnya, sementara performa Forlan yang menurun drastic, tapi dia memiliki kemampuan menjadi partner yang baik bagi kedua pemain itu, Forlan adalah pemain non-egoistik yang sempurna sebagai nomor 10 Uruguay.

Karena putus asanya menerapkan formasi 4411 yang mengebiri striker tajamnya sendiri, Tabarez akhirnya melibatkan Cavani dalam posisi yang agak melebar, Oktober lalu untuk pertama kalinya Cavani bertanding bersama dengan Suarez dan Forlan sejak menit pertama. Posisi Cavani adalah sayap kiri dalam formasi yang melibatkan empat gelandang, aneh rasanya melihat pemain paling tajam serie A menjadi seorang defensive winger yang berusaha meredam laju Pablo Zabaleta saat melawan Argentina. Pertandingan itu berakhir dengan kemenangan Argentina 3-0, meski Cavani menyatakan dia senang berada di posisi baru dan Tabarez disisi lain memuji profesionalisme Cavani, eksperimen itu gagal membawa dampak besar. Penampilan Uruguay semenjak memenangi Copa perlahan-lahan menurun, di kualifikasi Piala Dunia zona CONMEBOL posisi mereka juga tak aman.

Saat Urugiay kalah di pertandingan pertama Piala Konfederasi melawan Spanyol, Suarez dan Cavani menjadi starter. Di babak pertama serangan Uruguay mandek, Tabarez memasukkan Forlan untuk memberi suplai bola ke depan, masuknya Forlan membuat aliran bola bertambah baik dan Spanyol kerepotan. Uruguay bisa mencetak satu gol karena tendangan bebas hasil kombinasi Forlan dan Suarez. Saat melawan Nigeria, Tabarez memutuskan memakai formasi 3-4-3 dengan tiga penyerang maut menjadi ujung tombak. Untuk pertama kalinya dalam dua tahun, ketiga striker terlibat dalam gol Uruguay secara bersamaan. Kendati demikian, memakai tiga orang penyerang dengan naluri serang tinggi sangat riskan bagi sektor sayap pertahanan Uruguay. Suarez dan Cavani yang ada disisi kanan dan kiri penyerangan Uruguay bukanlah pemain yang rajin membantu pertahanan. Akibat hal tersebut, Uruguay rentan diserang dari sektor sayap. Tabarez kembali harus memikirkan formasi yang pas saat Uruguay bertemu Brazil besok pagi.

Pep Mengatakan Gomez Masuk Dalam Rencananya

Pep Guardiola

Pep Mengatakan Gomez Masuk Dalam Rencananya

Bursa Taruhan Piala Dunia – Setelah Pep Guardiola telah diresmikan sebagai pelatih anyar Bayern Munich, seorang Pelatih bertangan dingin ini pun membuat pernyataan yang mengejutkan kepada para pers di sesi pertamanya berbicara setelah resmi ditunjuk sebagai pelatih baru “Die Roten” julukan bagi tim yang bermarkas di Alianz Arena.

Dengan singkat, mantan pelatih yang sangat bersinar saat melatih Barcelona ini menyatakan bahwa Gomez masihlah pemain Bayern Munich, dan dirinya akan memperlakukan seorang Mario Gomez seperti para pemain lainnya di Bayern Munich. CEO klub Bayern Munich, Karl-Heinz Rummenigge, juga menambahkan bahwa Mario Gomez akan hadir di sesi latihan pertama klub untuk menghadapi musim depan. Pep Guardiola yang kini mengepalai klub Bayern Munich ini telah kembali melatih sebelum satu tahun keluar dari dunia sepak bola dan menghabiskan waktunya untuk berlibur dari dunia sepak bola, telah membawa Barcelona pada kejayaan, dengan banyak trofi yang diraihnya bersama Barcelona diperkirakan akan memperhitungkan seorang Mario Gomez untuk skuad Bayern Munich dibawah asuhannya, mulai musim depan.

Mario Gomez merupakan pemain tim nasional Jerman yang berbakat dan memiliki kemapuan di atas rata – rata. Memiliki ketenangan saat berada dikotak pinalti lawan, mampu mengecoh pemain belakang lawan, dan melepaskan tendangan yang sulit untuk di halau oleh kiper tim lawan, memiliki kecepatan dan kontrol bola yang baik kerap kali menjadi ancaman bagi semua tim yang menghadapi Bayern Munich. Posturnya yang tinggi tegap juga sering kali menghasilkan gol melalui sundulan kepalanya. Kendati beberapa bulan terkahir, Mario Gomez santer diberitakan akan segera angkat kaki dari Alianz Arena, karena sering kali duduk di bangku cadangan dan bukan menjadi pilihan utama Bayen Munich, karena kehadiran Mario Mandzukic yang telah tampil bersinar sejak berkostum Bayern Munich.

Mario Gomez nampaknya juga akan berpartisipasi dalam tur pramusim yang akan dilakukan oleh Bayern Munich, karena hingga saat ini, belum ada tawaran resmi dari klub yang tertarik untuk memboyongnya keluar dari Alianz Arena. Sejumlah tim dari Serie A seperti Napoli dan juga Fiorentina mengemukakan ketertarikannya untuk memboyong pemain yang berusia 27 tahun ini, namun tampaknya belum ada pendekatan kongkret kepada penyerang Jerman hingga saat ini. Apakah Mario Gomez lebih memilih untuk terus menggunakan seragam Bayern Munich pada musim depan, mengingat bahwa seorang Pep Guardiola kini sudah resmi menjadi pelatih Bayern Munich yang baru dan membuka peluang kepada Mario Gomez untuk membuktikan kemampuannya dan kembali mengisi skuad utama Bayern Munich? Atau apakah Mario Gomez bersih keras untuk tetap meninggalkan Bayern Munich dan bergabung dengan klub dari Serie A, seperti yang diberitakan media beberapa bulan terakhir?